Lokot Zein Nasution
Pusat Kebijakan Sektor Keuangan, Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS EFEKTIVITAS PEMBIAYAAN MIKRO SYARIAH BAGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN: STUDI PADA KOPERASI MITRA MANINDO MANDAILING NATAL Lokot Zein Nasution
JURNAL MANAJEMEN MAKER STIE SULTAN AGUNG Vol 6, No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37403/mjm.v6i2.188

Abstract

Selama ini, pembiayaan mikro berbasis syariah dipandang belum mampu memberikan nilai lebih bagi pengentasan kemiskinan dibandingkan model konvensional. Padahal, secara konseptual prinsip syariah mempunyai beragam kelebihan dibandingkan model konvensional. Berdasarkan persoalan tersebut, maka penelitian ini mempunyai dua tujuan, yaitu: (i) untuk menilai efektivitas pembiayaan mikro syariah bagi pemberdayaan masyarakat miskin; dan (ii) untuk mengetahui model pembiayaan mikro berbasis syariah yang mampu menciptakan program pemberdayaan secara efektif. Untuk itu, penelitian ini mengadopsi Cluster Analysis untuk menjawab tujuan penelitian yang pertama, dan pendekatan evaluatif dan literature review untuk menjawab tujuan penelitian yang kedua. Penelitian ini dilakukan di Koperasi Mitra Manindo (KMM), Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara yang mengadopsi prinsip syariah dalam menyalurkan pembiayaan mikro. Hasil pengolahan terhadap 102 responden menemukan empat temuan penting, yaitu: (i) pembiayaan mikro syariah KMM mampu meningkatkan pendapatan anggota; (ii) pembiayaan mikro syariah KMM mampu meningkatkan kemampuan anggota dalam perencanaan usaha; (iii) pembiayaan mikro syariah KMM mampu meningkatkan kemampuan anggota dalam melaksanakan usaha; dan (iv) pembiayaan mikro syariah KMM mampu meningkatkan kapasitas anggota dalam melakukan evaluasi dan pertanggungjawaban usaha. Terdapat relevansi yang kuat antara adopsi syariah dengan eliminasi perilaku moral hazard dan peningkatan produktivitas usaha. Keduanya bisa tercapai akibat transformasi karakter masyarakat sasaran melalui kegiatan pemberdayaan. Capaian tersebut mempertegas bahwa terdapat hubungan yang kuat antara prinsip syariah terhadap efektivitas program pemberdayaan.