Nurul Wulandari Putri
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Putera Bangsa Tegal

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN PRAKTIK PEMBIAYAAN TABUNGAN SAFARI KOSPIN JASA SYARIAH BANJARAN TEGAL DENGAN FATWA DSN MUI NO. 02 TAHUN 2000 Nurul Wulandari Putri; Dhiya Faras Febriani
JURNAL AKUNTANSI FINANCEIAL STIE SULTAN AGUNG Vol 6, No 2 (2020): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37403/financial.v6i2.166

Abstract

Pada zaman dimana ekonomi yang sedang tidak menentu, perlu sekiranya setiap individu memiliki cadangan dana. Cadangan dana tersebut yang sangat mudah dilakukan oleh masyarakat dapat berbentuk tabungan. Dalam hal Kospin Jasa Syariah Capem Banjaran hadir untuk memberikan produk yang dibutukan oleh masyarakat salah satunya Tabungan Safari yang merupakan tabungan berjangka dengan wisata gratis. Tujuan dari penelitian ini yaiitu untuk mengetahui tingkat kepatuhan pada produk Tabungan Safari Kospin Jasa Syariah Capem Banjaran terhadap Fatwa DSN MUI No. 02/DSN-MUI/IV/2000 tentang Tabunga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik pembiayaan Tabungan Safari di Kospin Jasa Syariah Capem Banjaran masih ada beberapa yang tidak sesuai dengan Fatwa DSN MUI. Perbandingan praktik dalam pembiayaan Tabungan Safari telah sesuai dengan Fatwa DSN MUI No.02/DSN-MUI/IV/2000 tentang Tabungan, diantaranya nasabah bertindak sebagai shahibul mal dan bank sebagai mudharib, modal yang diiyatakan Kospin Jasa Syariah harus menjelaskan jumlahnya  dan dalam bentuk tunai bukan piutang, pembagian keuntungan  didapatkan harus dinyatakan dalam bentuk nisbah. Tetapi ada juga beberapa praktik yang tidak sesuai dengan Fatwa DSN MUI seperti bank dapat melakukan berbagai macam usaha  tetapi praktiknya Kospin Jasa Syariah menggunakan dana tersebut sebagai dana outstanding, yang mana seharusnya Kospin Jasa Syariah dapat.Kata Kunci: Tabungan Safari, Kepatuhan Syariah,  DSN MUI
Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Non Performing Loan Pada Bank Bumn Di Indonesia Tahun 2017–2021 Nurul Wulandari Putri; Voni Nurfaizah
JPA : Journal of Public Accounting Vol 2, No 2 (2022): Journal of Public Accounting Vol. 2 No. 2, Desember 2022
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.12 KB) | DOI: 10.30591/jpa.v2i2.4342

Abstract

Perbankan memiliki pengaruh yang cukup besar bagi sistem perekonomian di suatu negara. Kredit bermasalah menjadi salah satu risiko kredit yang harus dihadapi oleh bank terkait dengan kegiatan penyaluran kredit. Untuk menunjukan tingkat kredit bermasalah, Non Performing Loan merupakan rasio yang menunjukan kemampuan bank dalam mengelola kredit bermasalah yang disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Biaya Operasi Pendapatan Operasi (BOPO) terhadap Non Performing Loan pada bank BUMN di Indonesia tahun 2017 – 2021. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan dari keempat bank BUMN seperti PT Bank BTN (Persero) Tbk, PT Bank BNI (Persero) Tbk, PT Bank BRI (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang diolah dengan menggunaka analisis data regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dan pengujian hipotesis dengan menggunakan SPSS 25. Hasil dari penelitian ini adalah secara simultan CAR, LDR dan BOPO berpengaruh terhadap NPL. Secara parsial variabel CAR tidak berpengaruh positif terhadap NPL hal ini terlihat dari pengujian yang dilakukan dimana nilai signifikan t berada di angka 0,280 angka tersebut berada diatas atau lebih besar dari 0,05 dengan nilai koefisien regresi 0,067, variabel LDR tidak berpengaruh negatif terhadap NPL hal ini terlihat dari nilai t signifikan sebesar 0,382 lebih besar daripada 0,05 dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,012. sedangkan variabel BOPO berpengaruh signifikan positif terhadap NPL pada bank BUMN di Indonesia tahun 2017 – 2021 hal ini dapat dilihat dari nilai t signifikan sebesar 0,00 lebih kecil daripada 0,05 dengan nilai koefisien 0,79.