This Author published in this journals
All Journal Communication
Safriady Safriady
Universitas Budi Luhur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dilema Laporan Investigatif dalam Perspektif Kebebasan Informasi Safriady Safriady
Communication Vol 12, No 1 (2021): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v12i1.1332

Abstract

Reformasi 1998 ikut mengubah Pers di Indonesia, setelah 32 tahun berada dalam kontrol Orde Baru. Pemerintahan transisi Habibie mengeluarkan aturan baru tentang pers yaitu UU Pers No. 40 tahun 1999 yang mengatur ulang posisi pers di Indonesia. peliputan Investigasi merupakan salah satu yang diuntungkan dalam proses reformasi. Selain revolusi digital, kepemilikan media dan regulasi ikut mempengaruhi journalism investigatif. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan mengguna wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa revolusi digital ikut merubah lanskap media konvesional menjadi digital. Keberhasilan kerja colaboraty lintas negara menjadi acuan dalam penggrapan di masa depan. Peliputan invstigatif kini tidak lagi di domisili oleh ruang redaksi tunggal. Konglomerasi media menjadi salah satu sebab bergesernya trend peliputan investigasi di Indonesia mau pun secara global