This Author published in this journals
All Journal Communication
Nurdin Sibaweh
Sahid University, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemaknaan Radikalisme Agama Dalam Koran Kompas (Analisis Resepsi Pemberitaan Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral, Makasar) Nurdin Sibaweh; Udi Rusadi
Communication Vol 12, No 2 (2021): COMMUNICATION
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v12i2.1342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan resepsi khalayak mengenai pemaknaan radikalisme agama dalam pemberitaan koran Kompas pasca aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makasar, Sulawesi Selatan, pada tanggal 28 Maret 2021. Teori yang digunakan adalah teori resepsi khalayak Stuart Hall. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Obyek dalam penelitian ini adalah pemberitaan koran Kompas, dengan fokus pemberitaan mulai dari tanggal 29 Maret 2021 sampai dengan 10 April 2021. Dari tanggal-tanggal tersebut, koran Kompas memberitakan terkait aksi bom bunuh diri yaitu tanggal 29, 30, 31 Maret 2021, tanggal 1 April 2021, 3 April 2021 dan 6 April 2021. Subjek yang akan diteliti ialah empat informan yang dipilih berdasarkan Purposive Sampling dengan kriteria yang telah ditentukan, meliputi iforman berusia 35 tahun ke atas dengan lintas profesi, berpendidikan minimal strata dua, dan dipastikan informan tersebut sebagai pembaca koran Kompas. Sumber penelitian ini melibatkan dua sumber, yakni primer dan sekunder. Sumber primer meliputi koran Kompas dan hasil wawancara dengan informan, sedangkan sumber sekunder meliputi referensi dan bukubuku sebagai pendukung penelitan. Hasil penelitian ini menunjukkan pemaknaan radikalisme agama dalam pemberitaan koran Kompas, didominasi oleh oppositional position. Dari keempat informan, satu berada di negotiated position, satu lagi berada pada posisi dominant hegemonic, dan dua informan lainnya berada di oppositional position.