This Author published in this journals
All Journal Avant Garde
Daniel Wiguna
Ilmu Komunikasi Universitas Bina Nusantara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN SEMIOTIKA PERANG TANDA DALAM PERSAINGAN CONVENIENCE STORE GERAI 7-ELEVEN DAN INDOMART POINT Lidya Wati Evelina; Daniel Wiguna
Avant Garde Vol 3, No 2 (2015): AVANT GARDE
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.85 KB) | DOI: 10.36080/avg.v3i2.65

Abstract

Kehadiran convenience store mulai marak di Indonesia dan masing-masing mempunyai kesan tersendiri bagi konsumen.Untuk memenangkan persaingan masing-masing pengelola perlu mengetahui faktor eksterior dari masing-masing gerai.Tujuan penelitian ini mengetahui makna dibalik tanda yang terdapat pada Exterior dari gerai convenience store 7-Eleven dan Indomaret Point dalam konteks persaingan bisnis. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, ditambah data sekunder dari Internet berupa artikel, jurnal, maupun buku yang bersifat fisik atau pun digital. Analisis data menggunakan analisis semiotika yang secara khusus menggunakan teori semiotika Roland Barthes.Uji Validitas dilakukan sewaktu proses pengumpulan data dan analisis intrepretasi data.Validitasnya menggunakan Kompetensi Subyek Riset dan trustworthines. HasilAvant Garde | Jurnal Ilmu Komunikasi VOL 3 NO.2 Desember 2015 | 164penelitian:(1)Eksterior 7-Eleven memberikan kesanmewah, eksklusif, aman dan nyaman kepada para pengunjung. Hal ini terlihat dari pengaturan tata letak dan kebersihan bangunan. Padatnya pengunjung yang memenuhi area 7-Eleven juga menjadi faktor pendukung kesan populer yang diciptakan gerai.(2) Eksterior Indomaret Point memberikan kesan gerai yang merakyat (baca: Lokal) dan gerai convenience store terbaik di tanah air. Hal ini dibuktikan dari adanya beberapa pedagang kaki lima berjualan di depan gerai pada malam hari dan stiker prestasi pada pintu masuk gerai. Kesan tidak teratur masih nampak pada eksterior gerai yang belum tertata rapi.