Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REVISITING THE EXISTENCY OF IB’S NICHE PRODUCT: A Case of Mudharabah Contract in Selected BMT in Yogyakarta Yuli Utami; Abdil Fadhil Ridho
NISBAH: JURNAL PERBANKAN SYARIAH Vol. 2 No. 1 (2016): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.464 KB) | DOI: 10.30997/jn.v2i1.262

Abstract

ABSTRACTDalam sistem keuangan Islam, Mudharabah dikenal sebagai niche product-nya lembaga keuangan Islam (produk transaksi yang sangat pantas bagi lembaga keuangan Islam karena adil, menjunjung empati terhadap mudharib, dan mendukung pertumbuhan ekonomi). Namun, fakta mengatakan bahwa Mudharabah bukanlah pembiayaan favorit. Tulisan ini bertujuan untuk melihat apakah pembiayaan Mudharabah masih layak dijadikan niche-product dengan mengidentifikasi peningkatan pendapatan, konsumsi, dan investasi dari para anggota setelah menjadi mitra BMT. Metode dalam makalah ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Melalui rumus Slovin dan regresi linier berganda, penelitian ini akan mengevaluasi pendapatan 95 responden (Y), konsumsi(C), dan Investasi mereka (I), serta menganalisis pengetahuan mereka tentang produk yang ditawarkan (Pr), empati lembaga keuangan mikro syariah ke anggota (G), dan nisbah bagi hasil yang mereka setujui (Ps). Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi anggota BMT dan Investasi mereka memiliki hubungan positif dengan pendapatan mereka dalam jangka panjang; dan produk yang ditawarkan, empati dari BMT ke anggota, serta nisbah bagi hasil yang mereka setujui juga terrespon positif terhadap meningkatnya pendapatan mereka. Ini berarti bahwa konsep niche-product-nyalembaga keuangan Islam masih bisa diandalkandan diterapkan di tingkat lembaga keuangan mikro.Keywords: Niche Product, Mudharabah, Profit Sharing, Emphaty
Economic Linkage Between Rubber Plantation and Other Sectors In Indonesia Ana Fauziyatun Nisa; Abdil Fadhil Ridho
SEAS (Sustainable Environment Agricultural Science) Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/seas.8.1.9812.69-78

Abstract

Rubber plantation as a part of the agricultural sector is one of the important sectors contributing to national GDP. This study aims to observe the economic linkage between rubber plantation and other sector in Indonesia by using input-output analysis approach. The result shows that the value of the backward and forward linkage coefficient of variation of the rubber plantation is respectively 0,80 and 1,54. The number of backward linkage coefficient of variation which is less than one indicates that backward linkage is low, while the number of forward linkage coefficient of variation which is more than one shows forward linkage of rubber plantation in the national economy is high. This condition describes the rubber plantation including as the forward orientation sector in the economy of Indonesia.