Dewi Puspitasari
Universitas Kadiri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SENAM HAMIL PADA IBU HAMIL Dewi Puspitasari
Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 2 No. 02 (2017): Journal of Holistic and Traditional Medicine
Publisher : Perhimpunan Kesehatan Holistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan adalah rangkaian peristiwa yang baru terjadi bila sel telur (ovum) dibuahi dan berkembang sampai menjadi janin(fetus) yang matang (aterm). Kehamilan akan membuat tubuh seorang wanita berubah, perubahan tubuh yang terjadi selamahamil sesungguhnya merupakan suatu mekanisme adaptasi yang dilakukan tubuh utuk menghadapi dan mempersiapkanberbagai kebutuhan pada waktu hamil, melahirkan dan menyusui. Oleh karena itu pada ibu hamil sangat dibutuhkan tubuh yangsehat dan bugar, diupayakan dengan makan teratur, cukup istirahat dan olah tubuh sesuai takaran. Jenis olah tubuh yang palingsesuai untuk ibu hamil adalah senam hamil. Senam hamil (prenatal) merupakan terapi latihan gerak yang diberikan pada ibuhamil untuk mempersiapkan dirinya, baik persiapan fisik maupun mental untuk menghadapi dan mempersiapkan persaliananyang cepat, aman dan spontan.
PERBEDAAN PELAKSANAAN SENAM HAMIL SEBELUM DAN SETELAH PELATIHAN SENAM HAMIL PADA IBU HAMIL Dewi Puspitasari
Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 2 No. 02 (2017): Journal of Holistic and Traditional Medicine
Publisher : Perhimpunan Kesehatan Holistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senam hamil merupakan latihan gerak yang diberikan pada ibu hamil untuk mempersiapkan persalianan yang cepat, aman dan spontan. Berdasarkan survey pendahuluan didapatkan tingkat pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam pelaksanaan senam hamil masih kurang, yaitu dari 10 ibu hamil mengenai senam hamil 5 orang diantaranya tidak mengetahui mengenai senam hamil, 3 orang mengatakan pernah mendengar tentang senam hamil tetapi belum pernah melakukan senam hamil, dan 2 ibu hamil pernah melakukn senam hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pelaksanaan senam hamil sebelum dan setelah diberi pelatihan pada ibu hamil trimester II di BPM Ny.A Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik pre eksperimen dengan populasi ibu hamil trimester II di BPM Ny.A Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek sebesar 20 orang. Sampel ibu hamil trimester II sebanyak 20 orang dengan teknik sampling total populasi. Alat ukur menggunakan kuesioner dan cheklist. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar 13 responden (65%) sebelum diberi pelatihan memiliki tingkat pengetahuan yang cukup, sebagian besar 15 responden (75%) setelah diberikan pelatihan pengetahuannya menjadi sangat baik. Hampir seluruh 18 responden (90%) sebelum diberi pelatihan memiliki keterampilan yang kurang, sebagian besar 11 responden (55%) setelah diberi pelatihan memiliki keterampilan yang terampil. Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan Uji wicocxon diperoleh nilai ρ = 0,000 dengan tingkat kemaknaan (α = 0,05) dapat dikatakan ρ < α maka H0 ditolah dan H1 diterima, artinya ada perbedaan pelaksanaan senam hamil sebelum dan setelah diberi pelatihan senam hamil pada ibu hamil trimester II di BPM Ny.A. Hasil analisis menunjukkan ada perbedaan pelaksanaan senam hamil sebelum dan setelah diberi pelatihan pada ibu hamil trimester II di BPM Ny.A Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek tahun 2014. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan bagi lahan penelitian meningkatkan pelaksanaan senam hamil dengan memberikan pelatihan senam hamil.