Ayu Supriasi
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEJADIAN DIARE PADA BALITA Ayu Supriasi
Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 3 No. 04 (2019): Journal of Holistic and Traditional Medicine
Publisher : Perhimpunan Kesehatan Holistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit diare masih sering menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) dengan jumlah penderita yang banyak dalam waktu yang singkat. Kematian dapat ditekan seminimal mungkin dangan tata laksana diare yang cepat, tepat dan bermutu. Diare merupakan penyebab kedua terbesar kematian balita di dunia. Pada usia balita juga dikatakan sebagai usia yang rawan karena pada rentang waktu ini anak masih sering sakit, anak merupakan konsumen pasif yang sangat tergantung kepada orang tuanya. Banyak faktor yang secara langsung maupun tidak langsung menjadi pendorong terjadinya diare yaitu penyakit berbasis lingkungan disebabkan oleh masih buruknya kondisi sanitasi dasar terutama air bersih dan jamban, yang dapat memicu terjadinya penyakit diare serta masih kurangnya rumah yang memenuhi syarat kesehatan sehingga penyakit diare juga semakin meningkat.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN DIARE Ayu Supriasi
Journal of Holistic and Traditional Medicine Vol. 4 No. 01 (2019): Journal of Holistic and Traditional Medicine
Publisher : Perhimpunan Kesehatan Holistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa balita disebut juga sebagai “golden period” atau masa keemasan, dimana terbentuk dasar-dasar kemampuan keindraan, berfikir, berbicara serta pertumbuhan mental intelektual yang intensif dan awal pertumbuhan moral. Penyakit berbasis lingkungan dilihat berdasarkan media/cara penularannya yaitu melalui udara, makanan, air, dan vector. Penularan melalui udara yaitu Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), Pneumonia, dan TB paru. Penularan melaui vector yaitu malaria dan DBD sedangkan melalui makanan, air dan lainnya yaitu diare. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 121 dan dipilih secara random atau simple random sampling. Analisis yang digunakan yaitu uji Chi Square. Hasilpenelitian ada hubungan yang bermakna antara pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian diare pada balita. Hasil analisis lebihlanjut diperoleh nilai OR=2,584 (95% CI: 1,149-5,807).