Nur Rizky Ramadhani
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN STATUS IMUNISASI, UMUR DAN JENIS KELAMIN TERHADAP PENYAKIT CAMPAK DI KOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 2018 Abdul Azis; Nur Rizky Ramadhani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 18 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.541 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i2.228

Abstract

Campak merupakan penyakit yang sangat menular dan sebagai penyebab utama kematian anak di negara berkembang termasuk Indonesia. Dari data Kemenkes (2017) angka kejadian campak cenderung meningkat dimana pada tahun 2016 terjadi 12.681 kasus, jumlah tersebut lebih tinggi dari sebelumnya yaitu tahun 2015 yang hanya terjadi 10.655 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status imunisasi, umur dan jenis kelamin terhadap kejadian campak di Kota Tangerang Selatan Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode case control dan data yang digunakan adalah data sekunder. Populasinya adalah semua tersangka kasus campak yang bertempat tinggal di wilayah Kota Tangerang Selatan yang terdapat pada data form C1 campak yang tersedia di bagian surveilans Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Tahun 2016 - 2017. Teknik pengambilan sampel dengan metode random sampling, didapatkan 50 data kasus dan 100 data kontrol. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara status imunisasi dan umur terhadap kejadian campak, sedangkan jenis kelamin tidak ada hubungan. Untuk status imunisasi diperoleh p-value = 0.000, umur diperoleh p-value = 0.000 dan jenis kelamin diperoleh p-value = 0,094. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara status imunisasi dan umur terhadap kejadian campak di Kota Tangerang Selatan Tahun 2018. Diharapkan responden dapat melaksanakan imunisasi sejak usia dini untuk mencegah dan meminimalisir angka kejadian campak.