Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Toponimi Nama-Nama Desa di Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen Kajian Antropolinguistik Nisa Nala Sabila; Irwan Suswandi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7059

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali asal-usul nama desa serta melihat bagaimana proses penamaan terbentuk dan berkontribusi terhadap identitas kultural desa-desa tersebut dan sejauh mana masyarakat setempat masih mengenali dan memahami makna di balik nama desa di Kecamatan Kebuman, Kabupaten Kebumen. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan selama pengumpulan data adalah wawancara dan metode simak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap nama desa mengandung makna terkait dengan kondisi geografis, sejarah komunitas, sistem kepercayaan, tokoh masyarakat, serta nilai-nilai budaya setempat. Adapun data yang termasuk dalam aspek perwujudan, yaitu Desa Argopeni, Candimulyo, Kalibagor, Kalijirek, dan Wonosari; aspek kemasyarakatan berupa Desa Muktisari, sementara aspek kebudayaan mencakup Desa Jemur, Kawedusan, dan Murtirejo. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memperkaya ilmu toponimi di daerah Jawa Tengah sekaligus menjaga warisan budaya yang ada.
ANALISIS SEMANTIK TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA TERSELUBUNG DALAM KASUS NARKOTIKA: STUDI LINGUISTIK FORENSIK PADA PERNYATAAN TEDDY MINAHASA Zamil, Naila Salsabila; Irwan Suswandi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43190

Abstract

This study aims to analyze the role of language in a legal context through a forensic linguistics approach to statements made by Teddy Minahasa in the narcotics case that ensnared him. This study focuses on semantic analysis using a contextual semantic approach referring to Contextual Semantics Theory, an approach that understands the meaning of utterances based on the context of the situation, the relationship between speakers, and the background of the speech event. The research data was obtained from various accountable sources, including WhatsApp conversation transcripts found on witness Linda Pujiastuti's cell phone that were spread in online media coverage, as well as video recordings of interviews and trials related to the case. The data were analyzed to identify the meaning of utterances, word choice, and the context of language use in communication related to the legal case. The results of the study indicate that the meaning of utterances in the analyzed statements is influenced by the communication context and the underlying legal situation. This finding confirms that a contextual semantic approach in forensic linguistics is important to use to understand the meaning of language more comprehensively so that it can support a more objective interpretation of language evidence in a criminal case.
KARAKTERISTIK BAHASA PEREMPUAN PADA KOLOM KOMENTARAKUN INSTAGRAM @INSERTLIVE: PERSPEKTIF ROBIN LAKOFF Nada Fattasya Zahra; Irwan Suswandi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/s4h36323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perempuan berbicara dalam kolom komentar media sosial @Insertlive dengan menggunakan salah satu pemikiran Robin Lakoff (1975). Lakoff (1975) menganggap perempuan menggunakan bahasa dengan cara yang lebih hati-hati. Ianya adalah salah satu cara untuk mengekspresikan sopan santun. Di dalam komentar sosial tidak hanya berkomunikasi tetapi juga dengan berkomentar adalah salah satu cara untuk mengomentari struktur sosial serta ideologi gender yang ada di dalamnya. Penulis meneliti dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang diambil dengan metode pengamatan dan dokumentasi dari komentar media sosial perempuan yang menyertai unggahan figur publik. Di dalam analisis, penulis berfokus pada tujuh karakteristik bahasa perempuan menurut Lakoff, di dalamnya terdapat lexical hedges, tag questions, rising intonation on declaratives, empty adjectives, intensifiers, hyper-correct grammar, dan emphatic stress. Dari analisis tersebut, Lakoff telah membuktikan karakteristik bahasa perempuan adalah sopan, hati-hati dan mengekspresikan harmonisasi serta keinginan untuk menyesuaikan.