Ayu Syilvita Amanda
Rumah Sakit Hewan Jawa Barat, Jl. Tangkuban Perahu KM.22, Desa Cikole, Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Vulnus laceratum pada burung kakatua jambul kuning (Cacatua sulphurea) Ayu Syilvita Amanda
ARSHI Veterinary Letters Vol. 3 No. 3 (2019): ARSHI Veterinary Letters - Agustus 2019
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.842 KB) | DOI: 10.29244/avl.3.3.41-42

Abstract

Vulnus laceratum adalah luka yang berbentuk tidak beraturan akibat terkena benda tajam atau tumpul yang menembus kulit atau otot. Vulnus laceratum terjadi pada Burung Kakatua yang datang ke Rumah Sakit Hewan Jawa Barat. Pemilik mengatakan bahwa burung ini menggigit kaitan mainan yang ada di kandang. Kaitan besi tersebut menembus kulit di dekat paruh bagian bawah. Burung masih aktif dan nafsu makan masih bagus, namun saat minum air keluar dari luka robekan tersebut. Tindakan penanganan yang dilakukan adalah bedah penjahitan vulnus dengan anestesi total. Anestesi menggunakan Ketamine dosis 25-50 mg/kg dan Acepromazine dosis 0,5-1,0 mg/kg untuk Psittacine. Terapi pascabedah yaitu dengan pemberian Amoxicillin dosis 125 mg/kg secara oral dan salep Gentamicin mengandung antibiotik topikal untuk dioleskan pada luka jahitan. Pemilik mengatakan bahwan jahitan yang berada dikulit terlepas karena digaruk oleh burung setelah 7 hari pascabedah. Meskipun menyisakan lubang kecil dalam proses persembuhan, namun saat minum sudah tidak terjadi kebocoran lagi. Secara umum kondisi burung sudah membaik dan beraktifitas normal kembali.