Arniansyah Arniansyah
Program Studi Psikologi, Universitas Pembangunan Jaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN EMPATI DAN PERILAKU PROSOSIAL PADA ANAK USIA 6-12 TAHUN DI RPTRA ANGGREK BINTARO Arniansyah Arniansyah; Nurin Nadhilla; Ratih Eminiar Permatasari; Thalia Milani; Yuzi Wira Ayu Putri
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v2i1.2064

Abstract

Empati merupakan kemampuan seseorang untuk merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Sedangkan Perilaku prososial merupakan suatu tindakan yang menguntungkan orang lain tetapi tidak memberikan keuntungan yang nyata bagi yang melakukan tindakan tersebut. Hasil penelitian sebelumnya mengatakan bahwa anak-anak di Indonesia masih memiliki empati yang rendah. Begitu pula dengan perilaku prososial. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, pelatihan empati dan perilaku prososial dirasa penting untuk diberikan kepada anak-anak. Pelatihan empati dan perilaku prososial ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman akan pentingnya empati dan perilaku prososial pada anak-anak. Pelatihan ini diadakan di kawasan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Villa Anggrek. Pelatihan empati dan perilaku prososial yang dilakukan menggunakan beberapa metode, yaitu metode ceramah, diskusi, question-answer panel, role playing, story telling, games, dan video. Hasil dari pelatihan empati menunjukkan bahwa anak-anak telah mengetahui dan memahami mengenai pentingnya tiga aspek empati yaitu, bersikap hangat, peduli, dan kasihan terhadap teman-temannya. Namun pada aspek kelembutan, hasil pelatihan tidak menunjukkan bahwa anak sudah mengerti mengenai pentingnya bersikap lembut terhadap temantemannya. Hasil dari pelatihan perilaku prososial menunjukkan bahwa anak-anak telah mengetahui dan memahami mengenai pentingnya lima aspek perilaku prososial,yaitu berbagi, bekerja sama, menolong, jujur, dan berderma.