Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DESAIN ENGINEERING SAFETY INSTRUMENTED SYSTEM (SIS) PADA FURNACE 5 (F05) KILANG PUSDIKLAT MIGAS Supriyanto Sikumbang
Swara Patra Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SIS (Safety Instrumented System) berfungsi untuk mengamankan manusia, plant (furnace) dan lingkungan dari kemungkinan kejadian bahaya. Furnace memiliki beberapa potensi bahaya seperti low low pressure dan high high temperature. SIS mengamankan furnace dengan cara menghentikan proses yang sedang berlangsung pada furnace. SIS pada furnace membutuhkan tingkatan SIL tertentu yang dapat diperoleh melalui assesmen sistem. Assesmen sistem dilakukan melalui penentuan target SIL dan verifikasi SIL. Sedangkan perancangan SIS dilakukan melalui peningkatan frekwensi Tes Interval (TI) dan penerapan konfigurasi redundant.
APLIKASI SISTEM SCADA MENGGUNAKAN PROTOKOL KONVERSI RS-232 KE RS-422 Supriyanto Sikumbang
Swara Patra Vol 2 No 3 (2012): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi sistem SCADA menggunakan protokol konversi RS-232 ke RS-422 dan Wonderware Intouch dalam jaringan PLC OMRON CPM2A. Sistem ini mampu mengatur, memonitoring dan mengendalikan komunikasi antar PLC dalam satu jaringan RS-422 dengan Human to Machine Interface (HMI) sebagai interfacenya dengan biaya yang lebih murah. Sistem ini menggunakan RS-422 sebagai protokol komunikasinya karena mendukung komunikasi jarak jauh multidrop sehingga komputer server dapat mengontrol beberapa PLC dan mengatur komunikasi antara PLC tersebut. Pengguna dapat memasukan set point langsung melalui HMI dan membaca database yang disimpan di dalam file Microsoft Access.