Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

OPTIMALISASI PEMISAHAN UAP AIR DALAM NATURAL GAS (GAS ALAM) Lilis Harmiyanto
Swara Patra Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan natural gas (gas alam) di dalam perut bumi tidak dapat terpisahkan dari air. Pada umumnya gas alam ( natural gas ) yang baru keluar dari perut bumi kandungan uap airnya tinggi atau dalam kondisi saturated ( jenuh ). Hal ini berarti bila gas mengalami pendinginan sehingga suhunya dibawah suhu dew pointnya maka akan terjadi pelepasan uap air dari gas dan akan terbentuk air bebas (free water ) . Free water ini akan membentuk hydrate atau zat padat yang merupakan campuran antara air dan hidrokarbon ringan yang dapat terjadi diatas titik beku air. Adanya hydrat pada operasional akan berpengaruh : terjadinya kebuntuan pada pipa penyalur, korosif. Untuk memisahkan kandungan air dalam gas tersebut dapat dilakukan dengan cara injeksi bahan kimia untuk menurunkan dew point dari air atau dapat dengan mengurangi serendah mungkin air dengan absorbsi.
MENENTUKAN SUHU MINIMAL PADA CONDENSOR DAN REBOILER DENGAN MENGGUNAKAN KESETIMBANGAN Lilis Harmiyanto
Swara Patra Vol 2 No 2 (2012): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam proses distilasi untuk memisahkan gas-gas dengan cairannya perlupengaturan suhu minimal operasi pada tekanan operasi yang dikehendaki agarmendapatkan produk yang optimal kemurniannya.Dengan menggunakan rumus-rumus kesetimbangan ini maka dalam pemisahangas dengan liquidnya dalam distilasi dapat dilakukan Di dalam kolom yaitu pada kondisioperasi suhu Reboiler dan diluar kolom pada suhu kondisi operasi condensor.Untuk penentuan kondisi operasi condensor dengan menghitung suhu dew pointsuatu campuran sedangkan untuk menentukan kondisi operasi reboiler denganmenghitung suhu bubble point dari campuran tersebut.
PROSES PENCAIRAN NATURAL GAS ALAM) Lilis Harmiyanto
Swara Patra Vol 3 No 4 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unit refrigeration adalah suatu unit proses pendinginan untuk mendapatkan suhu yang rendah dari pada suhu embient, sering pendinginan digunakan untuk mencairkan gas / uap. Untuk pencairan gas bumi (natural gas) diperlukan suhu yang sangat rendah sekali karena suhu pengembunan gas bumi (natural gas) sangat rendah sehingga diperlukan pendinginan yang mampu mendinginkan suhu yang rendah. Untuk mendapatkan pendinginan yang rendah dapat dilakukan dengan beberapa metode pendinginan yaitu : Pendinginan sampai suhu pengembunan pada tekanan atmosphir, penekanan tinggi (diatas tekanan embient) pada suhu embient dan dapat pula dilakukan dengan kombinasi yaitu tekanan tinggi dan suhu rendah. Untuk mendapatkan/pemilihan refrigerant yang mampu mendinginankan sampai suhu dingin yang utama adalah refrigerant mempunyai panas penguapan (latent heat) yang besar semakin baik sbegai bahan pendingin, sehingga dapat menyerap panas yang besar pula dan makin mampu untukn mendinginkan lebih rendah. Untuk memenuhi kebutuhan pendinginan yang besar selain besarnya latent heat (panas penguapan) dari bahan refregerantnya dan jumlah sirkulasi refrigerannya, juga dapat dilakukan dengan refregerantion dengan lebih satu tahap, makin banyak tahapnya makin besar kemampuan pendinginannya dan tahapan pendinginan dilakukan secara cascade refrigerant.