Azalia Febiyanti
Universitas Tarumanagara Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL, PERILAKU DELINKUENSI, DAN PRESTASI BELAJAR PADA REMAJA MADYA DI SLTA JAKARTA (Studi pada Siswa/i di SMA X, SMK Y, dan SMK Z) Azalia Febiyanti; Erik Wijaya
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v1i2.932

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara kecerdasan emosional, kenakalan remaja, dan prestasi remaja menengah di Jakarta. Kecerdasan emosional adalah kemampuan dan keterampilan yang berkaitan dengan pengembangan hubungan sosial dengan lingkungan mengacu pada kemampuan mengenali perasaan dan perasaan mereka sendiri, kemampuan untuk memotivasi diri sendiri, dan kemampuan mengelola emosi dengan baik, dan dalam hubungan dengan orang lain. Kenakalan remaja adalah kenakalan umum pada remaja dan melanggar norma. Prestasi adalah hasil dan dilakukan oleh seseorang. Penelitian ini memiliki 351 subjek di SMA di Jakarta. Hasilnya menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki korelasi negatif dan signifikan dengan kenakalan remaja dengan r = - 0,247 dan p = 0,000. Kenakalan dan prestasi remaja memiliki korelasi negatif dan signifikan dengan r = - 0,210 dan p = 0,000. Kecerdasan emosional tidak memiliki korelasi dengan prestasi dengan r = 0,079 dan p = 0,319. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kecerdasan emosional yang lebih tinggi adalah kenakalan remaja yang lebih rendah dan kenakalan remaja yang lebih rendah adalah prestasi yang lebih tinggi. Namun kecerdasan emosional yang tinggi belum tentu berprestasi tinggi.Kata kunci: Kecerdasan Emosional, Kenakalan Remaja, Prestasi, dan Remaja Madya