Muhammad Riza
STAIN Gajah Putih Takengon, Aceh Tengah, Aceh

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam Muhammad Riza
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Signifinaksi tulisan ini adalah untuk melihat gambaran pendidikan karakter yang ditawarkan Islam dalam membentuk karakter. Realita saat ini menunjukkan bahwa karakter telah menjadi isu yangsangat membutuhkan perhatian serius dalam konteks pengembangan bangsa kearah yang lebih baik. Pendidikan karakater dalam terminologi Islam lebih dikenal dengan istilah “akhlak”. Secara lebih spesifik dalam hal ini pendidikan karakter dalam Islam dijabarkan dalam dua dimensi. Dimensi yang pertama yang berhubungan langsung dengan sang khalik yang terakumulasi dalam nilai-nilai ilayah. Sedangkan dimensi yang kedua adalah nilai-nilai yang berhubungan langsung sesama manusia sebagai makhluk yang diistilahkan dengan nilai insaniyah. Tujuan akhir dari pendidikan karakter Islam adalah penghambaan kepada Allah SWT sebagai sang khalik dan melahirkan manusia yang paripurna (insan kamil) sehingga dapat berperan lebih lanjut untuk berbuat amal saleh sehingga berguna bagi agama, bangsa dan negara.
EPISTIMOLOGI PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF HASAN LANGGULUNG Muhammad Riza
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Signifikansi tulisan ini adalah pemikiran konsep pendidikan Islam Hasan Langgulung. Hasan Langgulung sendiri merupakan sosok pemikir modernis pendidikan Islam yang lahir pada abad 21. Sosok Hasan Langgulung memiliki concern tersendiri dalam upaya islamisasi ilmu pengetahuan. Islamisasi pendidikan yang ia harapkan juga merupakan wujud kegelisahannya melihat realita perkembangan peradaban umat Islam khususnya pada abad 21 ini. Dalam perspektif Hasan Langgulung konsep pendidikan Islam hendaknya berorientasi pada pengembangan fitrah manusi yang telah dianugerahkan oleh Allah Swt. Hal ini juga didasarkan pada tujuan besar (ultimate goal) pendidikan Islam itu sendiri yang mengkehendaki lahirnya sosok khalifah di permukaan bumi yang dapat memberikan dampak rahmatan lilialamin. Untuk melahirkan pola kehidupan madani dalam konteks pendidikan Islam, Hasan Langgulung menitikberatkan tujuan lain dari pendidikan Islam sebagai upaya melahirkan lulusan yang memiliki kategori insan saleh yang pada sisi lainnya juga akan mewujudkan masyarakat saleh. Untuk mewujudkan itu semua maka Hasan Langgulung mengkehendaki konsep pendidikan Islam yang mengacu pada prinsip integralistik, kesesuaian, keaslian, ilmiah, praktikal dan holistik sehingga tercermin distingsi dengan pendidikan lainnya secara umum.
Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam Muhammad Riza
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.096 KB)

Abstract

Signifinaksi tulisan ini adalah untuk melihat gambaran pendidikan karakter yang ditawarkan Islam dalam membentuk karakter. Realita saat ini menunjukkan bahwa karakter telah menjadi isu yangsangat membutuhkan perhatian serius dalam konteks pengembangan bangsa kearah yang lebih baik. Pendidikan karakater dalam terminologi Islam lebih dikenal dengan istilah “akhlak”. Secara lebih spesifik dalam hal ini pendidikan karakter dalam Islam dijabarkan dalam dua dimensi. Dimensi yang pertama yang berhubungan langsung dengan sang khalik yang terakumulasi dalam nilai-nilai ilayah. Sedangkan dimensi yang kedua adalah nilai-nilai yang berhubungan langsung sesama manusia sebagai makhluk yang diistilahkan dengan nilai insaniyah. Tujuan akhir dari pendidikan karakter Islam adalah penghambaan kepada Allah SWT sebagai sang khalik dan melahirkan manusia yang paripurna (insan kamil) sehingga dapat berperan lebih lanjut untuk berbuat amal saleh sehingga berguna bagi agama, bangsa dan negara.
EPISTIMOLOGI PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF HASAN LANGGULUNG Muhammad Riza
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.938 KB)

Abstract

Signifikansi tulisan ini adalah pemikiran konsep pendidikan Islam Hasan Langgulung. Hasan Langgulung sendiri merupakan sosok pemikir modernis pendidikan Islam yang lahir pada abad 21. Sosok Hasan Langgulung memiliki concern tersendiri dalam upaya islamisasi ilmu pengetahuan. Islamisasi pendidikan yang ia harapkan juga merupakan wujud kegelisahannya melihat realita perkembangan peradaban umat Islam khususnya pada abad 21 ini. Dalam perspektif Hasan Langgulung konsep pendidikan Islam hendaknya berorientasi pada pengembangan fitrah manusi yang telah dianugerahkan oleh Allah Swt. Hal ini juga didasarkan pada tujuan besar (ultimate goal) pendidikan Islam itu sendiri yang mengkehendaki lahirnya sosok khalifah di permukaan bumi yang dapat memberikan dampak rahmatan lilialamin. Untuk melahirkan pola kehidupan madani dalam konteks pendidikan Islam, Hasan Langgulung menitikberatkan tujuan lain dari pendidikan Islam sebagai upaya melahirkan lulusan yang memiliki kategori insan saleh yang pada sisi lainnya juga akan mewujudkan masyarakat saleh. Untuk mewujudkan itu semua maka Hasan Langgulung mengkehendaki konsep pendidikan Islam yang mengacu pada prinsip integralistik, kesesuaian, keaslian, ilmiah, praktikal dan holistik sehingga tercermin distingsi dengan pendidikan lainnya secara umum.