Muhammedi Muhammedi
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ar-Raudhah (STIT.AR) Tandam Hulu, Deli Serdang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Islam Klasik: Telaah Sosio-Historis Kurikulum Pendidikan Islam Periode 650-1250 M Muhammedi Muhammedi
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum pendidikan Islam klasik merupakan mata pelajaran-mata pelajaran yang diajarkan dalam proses pendidikan Islam dari rentang tahun 650-1250 M. Pendidikan Islam secara historis dimulai pada zaman Rasulullah SAW. dalam bentuk membimbing dan mendidik para sahabatnya dengan ajaran Islam yang merupakan penjelasan dari ayat-ayat al-Qur‘an yang beliau terima dari Allah melalui Jibril. Pada masa itu, pendidikan Islam berkisar aktivitas baca tulis al-Qur‘an beserta makna yang dikandungnya. Pasca wafatnya, pendidikan dilanjutkan oleh para Khulafa Al-Rasyidun dengan pengembangan yang cukup signifikan, dengan ditambahnya materi pendidikan Islam—sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan masyarakat muslim saat itu. Pada masa kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah, pendidikan Islam berkembang pesat baik materi, metode, dan tempat-tempat pendidikan sebagai imbas semakin berkembangnya komunitas muslim menjadi komunitas kosmopolit yang ditandai dengan maju pesatnya berbagai cabang ilmu pengetahuan.
Pendidikan Islam Klasik: Telaah Sosio-Historis Kurikulum Pendidikan Islam Periode 650-1250 M Muhammedi Muhammedi
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.944 KB)

Abstract

Kurikulum pendidikan Islam klasik merupakan mata pelajaran-mata pelajaran yang diajarkan dalam proses pendidikan Islam dari rentang tahun 650-1250 M. Pendidikan Islam secara historis dimulai pada zaman Rasulullah SAW. dalam bentuk membimbing dan mendidik para sahabatnya dengan ajaran Islam yang merupakan penjelasan dari ayat-ayat al-Qur‘an yang beliau terima dari Allah melalui Jibril. Pada masa itu, pendidikan Islam berkisar aktivitas baca tulis al-Qur‘an beserta makna yang dikandungnya. Pasca wafatnya, pendidikan dilanjutkan oleh para Khulafa Al-Rasyidun dengan pengembangan yang cukup signifikan, dengan ditambahnya materi pendidikan Islam—sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan masyarakat muslim saat itu. Pada masa kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah, pendidikan Islam berkembang pesat baik materi, metode, dan tempat-tempat pendidikan sebagai imbas semakin berkembangnya komunitas muslim menjadi komunitas kosmopolit yang ditandai dengan maju pesatnya berbagai cabang ilmu pengetahuan.