Carona Elianur
Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Sertifikasi Guru Terhadap Kinerja Guru Agama di Sekolah Dasar Kabupaten Bengkulu Tengah Carona Elianur
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh sertifikasi guru terhadap kinerja guru agama di Sekolah Dasar (SD) Kabupaten Bengkulu Tengah; dan (2) perbedaan kinerja guru agama di SD Kabupaten Bengkulu Tengah yang bersertifikasi dan belum bersertifikasi. Populasi penelitian yang akan diambil adalah 10 guru agama di SD Kabupaten Bengkulu Tengah yang berada di empat kecamatan, kecamatan Pagar Jati, kecamatan Merigi Sakti, kecamatan Bang Haji, dan kecamatan Pematang Tiga, pada tahun 2016. Variabel bebas dalam penelitian ini terdiri dari 10 indikator, Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kinerja guru. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode angket (kuesioner). Pengujian alat pengumpulan data dengan menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Uji Hipotesis menggunakan analisis regresi linier sederhana, uji normalitas, dan uji beda. Hipotesis dalam penelitian ini adalah (1) H1. Ada pengaruh sertifikasi profesi guru terhadap kinerja guru agama di SD Kabupaten Bengkulu Tengah; dan (2) H2. Ada perbedaan kinerja guru agama di SD Kabupaten Bengkulu Tengah yang bersertifikasi dan belum bersertifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: (1) Sertifikasi profesi guru tidak berpengaruh terhadap kinerja guru guru agama di SD Kabupaten Bengkulu Tengah; dan (2) Tidak terdapat perbedaan antara kinerja guru agama bersertifikasi dan belum bersertifikasi di SD Kabupaten Bengkulu Tengah.
PEMANFAATAN APLIKASI WHATSAPP SEBAGAI SARANA DISKUSI ANTARA PENGAWAS DAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Carona Elianur
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi media sosial khususnya WhatsApp saat ini sudah semakin banyak digunakan, hal ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam. Penggunaan aplikasi WhatsApp ini dapat membantu mempermudah diskusi karena tidak terkendala jarak dan waktu. Rumusan masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana memanfaatkan WhatsApp sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam?; (2) bagaimana efepktifitas pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai Sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam?. Metode Penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif.Populasi dan Sampel Penelitian sebanyak 8 orang yang merupakan guru-guru pendidikan agama Islam yang berada di bawah bimbingan dari peneliti yang juga sebagai pengawas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Memanfaatkan WhatsApp sebagai Sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam dapat dilakukan dengan cara membuat akun WhatsApp terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan membuat grup chating WhatsApp, dan selanjutnya dengan menggunakan grup chating WhatsApp tersebut digunakan sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam, baik itu berupa diskusi pemecahan masalah di sekolah maupun pertukaran informasi; dan (2) pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam secara keseluruhan berdasarkan kuisioner yang telah diisi oleh guru pendidikan agama Islam adalah efektif.
Pengaruh Sertifikasi Guru Terhadap Kinerja Guru Agama di Sekolah Dasar Kabupaten Bengkulu Tengah Carona Elianur
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.018 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh sertifikasi guru terhadap kinerja guru agama di Sekolah Dasar (SD) Kabupaten Bengkulu Tengah; dan (2) perbedaan kinerja guru agama di SD Kabupaten Bengkulu Tengah yang bersertifikasi dan belum bersertifikasi. Populasi penelitian yang akan diambil adalah 10 guru agama di SD Kabupaten Bengkulu Tengah yang berada di empat kecamatan, kecamatan Pagar Jati, kecamatan Merigi Sakti, kecamatan Bang Haji, dan kecamatan Pematang Tiga, pada tahun 2016. Variabel bebas dalam penelitian ini terdiri dari 10 indikator, Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kinerja guru. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode angket (kuesioner). Pengujian alat pengumpulan data dengan menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Uji Hipotesis menggunakan analisis regresi linier sederhana, uji normalitas, dan uji beda. Hipotesis dalam penelitian ini adalah (1) H1. Ada pengaruh sertifikasi profesi guru terhadap kinerja guru agama di SD Kabupaten Bengkulu Tengah; dan (2) H2. Ada perbedaan kinerja guru agama di SD Kabupaten Bengkulu Tengah yang bersertifikasi dan belum bersertifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: (1) Sertifikasi profesi guru tidak berpengaruh terhadap kinerja guru guru agama di SD Kabupaten Bengkulu Tengah; dan (2) Tidak terdapat perbedaan antara kinerja guru agama bersertifikasi dan belum bersertifikasi di SD Kabupaten Bengkulu Tengah.
PEMANFAATAN APLIKASI WHATSAPP SEBAGAI SARANA DISKUSI ANTARA PENGAWAS DAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Carona Elianur
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.746 KB)

Abstract

Aplikasi media sosial khususnya WhatsApp saat ini sudah semakin banyak digunakan, hal ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam. Penggunaan aplikasi WhatsApp ini dapat membantu mempermudah diskusi karena tidak terkendala jarak dan waktu. Rumusan masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana memanfaatkan WhatsApp sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam?; (2) bagaimana efepktifitas pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai Sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam?. Metode Penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif.Populasi dan Sampel Penelitian sebanyak 8 orang yang merupakan guru-guru pendidikan agama Islam yang berada di bawah bimbingan dari peneliti yang juga sebagai pengawas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Memanfaatkan WhatsApp sebagai Sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam dapat dilakukan dengan cara membuat akun WhatsApp terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan membuat grup chating WhatsApp, dan selanjutnya dengan menggunakan grup chating WhatsApp tersebut digunakan sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam, baik itu berupa diskusi pemecahan masalah di sekolah maupun pertukaran informasi; dan (2) pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam secara keseluruhan berdasarkan kuisioner yang telah diisi oleh guru pendidikan agama Islam adalah efektif.