Rini Yusmarti
Kementerian Agama Kabupaten Ogan Ilir

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER TERPADU PADA MATA PELAJARAN SAINS Rini Yusmarti
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan pribadi yang berkarakter tidak terjadi dalam jangka waktu yang singkat tetapi memerlukan waktu yang lama dan untuk dapat mengaktualisasikan nilai-nilai karakter tersebut maka perlu adanya intervensi dan habituasi (pemberdayaan dan pembudayaan) dan juga adanya komponen pendukung lainnya. Pengembangan karakter dapat dilakukan secara makro (nasional) maupun secara mikro yaitu pada tingkatan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Pada tingkatan satuan pendidikan pengembangan karakter dilakukan melalui integrasi dengan mata pelajaran, budaya sekolah, dan kegiatan ekstrakurikuler. Integrasi nilai karakter dalam pelaksanaan pembelajaran sains terjadi melalui kegiatan pendahuluan, inti (eksplorasi, elaborasi, konfirmasi), dan penutup. Integrasi pembelajaran sains dengan nilai karakter diharapkan agar peserta didik selain menunjukkan perilaku berkarakter sains juga menunjukkan perilaku berkarakter yang diterima secara universal.
KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER TERPADU PADA MATA PELAJARAN SAINS Rini Yusmarti
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.822 KB)

Abstract

Pembentukan pribadi yang berkarakter tidak terjadi dalam jangka waktu yang singkat tetapi memerlukan waktu yang lama dan untuk dapat mengaktualisasikan nilai-nilai karakter tersebut maka perlu adanya intervensi dan habituasi (pemberdayaan dan pembudayaan) dan juga adanya komponen pendukung lainnya. Pengembangan karakter dapat dilakukan secara makro (nasional) maupun secara mikro yaitu pada tingkatan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Pada tingkatan satuan pendidikan pengembangan karakter dilakukan melalui integrasi dengan mata pelajaran, budaya sekolah, dan kegiatan ekstrakurikuler. Integrasi nilai karakter dalam pelaksanaan pembelajaran sains terjadi melalui kegiatan pendahuluan, inti (eksplorasi, elaborasi, konfirmasi), dan penutup. Integrasi pembelajaran sains dengan nilai karakter diharapkan agar peserta didik selain menunjukkan perilaku berkarakter sains juga menunjukkan perilaku berkarakter yang diterima secara universal.