Rupiah
Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROBLEMATIKA PENERAPAN FULL DAY SCHOOL PADA MADRASAH DI BENGKULU TENGAH Rupiah
Jurnal As-Salam Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37249/as-salam.v4i2.198

Abstract

Madrasah sudah menerapkan program full day school, program ini selain memiliki kekuatan dan kebaikan juga memiliki problematika tersendiri. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses penerapan program full day school serta apa problematikanya. Metode penelitian yang digunakan berupa penelitian kualitatif. Hasil penelitian ditemukan bahwa madrasah sudah menerapkan program full day school, dalam menerapkan program ini pembelajaran berakhir pada pukul 14.40 WIB dilanjutkan dengan program ekstrakurikuler dan sholat asar berjamaah guru dan siswa, barulah siswa diperbolehkan pulang. Adapun problematika paling besar yang ditemukan berupa kelelahan pada siswa, sehingga pembelajaran tidak berjalan dengan maksimal. Problematika lain berupa siswa yang tidak membawa bekal berupa makanan dan minuman, serta kurangnya waktu siswa bersosialisasi dan membantu orang tua karena siswa harus pulang di sore hari. Pihak sekolah sudah berupaya mengatasi problematika yang dihadapi, tetapi belum bisa mengatasi masalah dengan maksimal. Program full day school sebaiknya dievaluasi serta dihentikan untuk sementara, hingga ditemukan program belajar yang lebih baik.
PROBLEMATIKA PENERAPAN FULL DAY SCHOOL PADA MADRASAH DI BENGKULU TENGAH Rupiah
Jurnal As-Salam Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37249/as-salam.v4i2.198

Abstract

Madrasah sudah menerapkan program full day school, program ini selain memiliki kekuatan dan kebaikan juga memiliki problematika tersendiri. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses penerapan program full day school serta apa problematikanya. Metode penelitian yang digunakan berupa penelitian kualitatif. Hasil penelitian ditemukan bahwa madrasah sudah menerapkan program full day school, dalam menerapkan program ini pembelajaran berakhir pada pukul 14.40 WIB dilanjutkan dengan program ekstrakurikuler dan sholat asar berjamaah guru dan siswa, barulah siswa diperbolehkan pulang. Adapun problematika paling besar yang ditemukan berupa kelelahan pada siswa, sehingga pembelajaran tidak berjalan dengan maksimal. Problematika lain berupa siswa yang tidak membawa bekal berupa makanan dan minuman, serta kurangnya waktu siswa bersosialisasi dan membantu orang tua karena siswa harus pulang di sore hari. Pihak sekolah sudah berupaya mengatasi problematika yang dihadapi, tetapi belum bisa mengatasi masalah dengan maksimal. Program full day school sebaiknya dievaluasi serta dihentikan untuk sementara, hingga ditemukan program belajar yang lebih baik.