Alief Budiyono
IAIN Purwokerto, Dosen Fakultas Dakwah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BIMBINGAN KONSELING INDIVIUAL UNTUK MENGURANGI PERILAKU PROKASTINASI MENGHAFAL JUZ’AMMA PADA SANTRI Ilham Nur Yahya; Alief Budiyono
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.618 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v7i1.3421

Abstract

ABSTRAKPenundaan dalam keilmuan psikologi dikenal dengan prokrastinasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi perilaku prokrastinasi menghafal Juz’amma pada santri putra. Mengetahui proses pelaksanaan bimbingan konseling individual. Mengetahui kondisi perilaku prokrastinasi menghafal setelah diberikan bimbingan konseling individual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pengumpulan data berupa observasi, wawancara. Analisis data lebih difokuskan pada analisis data secara kualitatif. Hasil penelitian selama di lapangan Kondisi santri putra melakukan penundaan menghafal Juz’amma. Bimbingan konseling individual dipilih untuk mengatasi permasalahan tersebut. Proses bimbingan melalui beberapa tahapan yaitu 1) Tahap Awal 2) Tahap Pertengahan 3) Tahap Akhir. Bimbingan konseling individual membuat santri memahami potensi dirinya, mampu membuat jadwal kegiatan dan konsisten dalam melaksanakannya. Dapat disimpulkan bahwa bimbingan konseling individual mengurangi perilaku prokrastinasi menghafal Juz’amma pada santri. Ini dibuktikan perubahan perilaku santri berupa pemahaman akan potensi diri, pengendalian diri, peningkatan kemampuan managemen waktu.Kata Kunci: Bimbingan Konseling Individual; Perilaku Prokrastinasi
PERAN KELUARGA DALAM PENGELOLAAN EMOSI ANAK USIA GOLDEN AGE DI DESA GAMBARSARI Iqoh Maulina; Alief Budiyono
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.65 KB) | DOI: 10.31602/jmbkan.v7i1.3404

Abstract

Keluarga merupakan lingkup utama yang mengajarkan anak berbagai emosi yang dapat diungkapkan ketika anak mengalami suatu peristiwa. Dalam usia golden age ini, anak dapat berkembang pesat dalam memperoleh informasi dan anak cenderung meniru hal-hal yang dilakukan oleh orang tua anak. Orang tua sangat berperan penting dalam perkembangan emosional anak, agar supaya anak dapat terus berinteraksi dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitar sesuai dengan peristiwa yang terjadi dan anak dapat mengaplikasikan emosinya secara tepat. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan teori Social learning theory merupakan teori yang menjelaskan sosialisasi dan pengaruhnya terhadap perkembangan kepribadian anak. Dengan menggunakan teori tersebut dapat disimpulkan bahwa peran orang tua sangat berpengaruh terhadap sosialisasi anak dan perkembangan kepribadian anak terutama dalam mengelola emosi anak, yang mana anak akan cenderung menirukan terlebih dahulu apa yang dia lihat dari sekeliling dia terutama dari orang tua dan keluarga terdekatnya.