Putri Rahmayanti Prihadi
Institut Teknologi Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pergeseran Metode Silaturahmi Di Indonesia Sebagai Dampak Pandemi Covid-19 Muhammad Rhido; Muhammad Risky Pratama; Bagust Dwicahya Yan Sutardi; Paul Parluhutan Patriaganesha Hutahaean; Faisadhani Ashari; Putri Rahmayanti Prihadi; Muhammad Gilang Aldiansach
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 8 No 1 Maret 2021
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v8i1.y2021.p56-69

Abstract

Silaturahmi merupakan kegiatan yang sudah menjadi budaya bagi masyarakat Indonesia karena sudah diwariskan secara turun-temurun. Kegiatan ini dilakukan untuk menjalin tali persaudaraan. Umumnya, silaturahmi dilakukan dengan cara berkunjung ke rumah-rumah kerabat, sanak keluarga, ataupun individu lainnya yang memiliki hubungan erat. Namun, dengan eksisnya pandemi Covid-19, silaturahmi tidak bisa dilakukan seperti biasanya. Hal ini merupakan imbas dari pemberlakuan social distancing dalam bentuk Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang tentu menjadi penghambat berlangsungnya kegiatan ini. Oleh karena itu, kami membuat penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak pandemi terhadap budaya silaturahmi di Indonesia. Dalam hal ini, yang akan diteliti ialah tren frekuensi silaturahmi yang menurun serta dampaknya dari segi sosial dan budaya sebagai dampak adanya pergeseran cara dan media, yaitu luring menjadi daring. Untuk mencapai tujuan tersebut kami menggunakan metode kuesioner dan studi pustaka dalam memperoleh data. Setelah dilakukan analisis, pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi budaya silaturahmi di Indonesia, terutama perubahan dalam cara bersilaturahmi. Adapun manfaat dari jurnal ini ditujukan bagi masyarakat agar dapat memutuskan kebijakan yang tepat berdasar pola dinamika silaturahmi yang terjadi saat pandemiKata-kata kunci: silaturahmi, Covid-19, social distancing, perubahan tren