Ifa Nofalia
ITSKes Insan Cendekia Medika Jombang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh metode Brainstorming, Buzz Group, and Simulation (BBS) terhadap penurunan tindakan merokok pada remaja berbasis teori Health Promotion Model Ifa Nofalia
Jurnal Keperawatan Vol 20 No 2 (2022): Edisi Khusus Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v20i2.1043

Abstract

Perilaku merokok pada remaja didasari atas ketidaktahuan yang menyebabkan sikap dan tindakan remaja cenderung mengarah negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh metode Brainstorming, Buzz Group, and Simulation (BBS) terhadap penurunan tindakan merokok pada remaja. Penelitian ini menggunakan desain quasy experiment. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Besar sampel penelitian adalah 40 responden, pelaksanaan dilakukan dalam 4 sesi selama 1 bulan, dengan durasi waktu 100 menit/sesi. Variabel independen dalam penelitian ini adalah metode BBS dan variabel dependennya adalah tindakan merokok. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner serta lembar monitor tindakan merokok. Uji statistik yang digunakan adalah uji McNemar dan uji Mann Whitney. Hasil uji McNemar terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi pada tindakan (p=0.002). Hasil uji Mann Whitney menunjukkan adanya pengaruh metode BBS terhadap tindakan merokok (p=0.005). Intervensi metode BBS dapat menurunkan tindakan merokok. Oleh karena itu metode BBS bisa menjadi alternatif pilihan dalam upaya promotif dan preventif untuk mengatasi remaja merokok.
PENGARUH VIDEO DIRECTLY OBSERVED THERAPY (VDOT) TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BADAS KABUPATEN KEDIRI Aulia Siskaningrum; Agus Prasetyo; Ifa Nofalia
Journal of Nursing and Health Vol. 9 No. 3 (2024): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v9i3.455

Abstract

Pendahuluan: Penyakit tuberkulosis yang umumnya dikenal dengan TB merupakan penyakit menular disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini bila tidak diobati atau pengobatannya tidak tuntas dapat menimbulkan komplikasi berbahaya yang dapat berujung pada kematian. Salah satu faktor yang berperan penting dalam proses pengobatan tuberkulosis adalah kepatuhan penderita TB. Terapi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kepatuhan minum obat dengan Video Directly Observed Therapy (VDOT). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Video Directly Observed Therapy (VDOT) terhadap kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis. Metode: Jenis penelitian menggunakan kuantitatif dengan desain penelitian quasy eksperiment control group pre-post-test design. Sampel penelitian 36 responden dengan teknik random sampling. Hasil: Hasil penelitian pada pre-test didapatkan kelompok intervensi dan kelompok kontrol masing-masing sebagian besar responden memiliki kategori sedang sebelum diberikan intervensi sebanyak 11 responden (61.1%). Pada post test kelompok intervensi didapatkan setengahnya memiliki kategori tinggi setelah diberikan VDOT sebanyak 10 orang (55.6%), sedangkan pada kelompok kontrol hampir keseluruhan responden memiliki kepatuhan dengan kategori sedang sejumlah 14 responden (77.8), didapatkan nilai p value 0,001< (0,05). Sedangkan untuk mengetahui perbedaan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol menggunakan uji Mann Whitney didapatkan nilai p value 0.009< (0,05) yang artinya ada perbedaan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kesimpulan: Dari penelitian ini ada pengaruh pemberian Video Directly Observed Therapy (VDOT) terhadap kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis. Saran: Diharapkan Video Directly Observed Therapy (VDOT) bisa dijadikan sebagai salah satu intervensi untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis. Kata kunci: Video Directly Observed Therapy (VDOT); Kepatuhan minum obat; Tuberkulosis