Deny Supratman
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODEL USAHA BERBASIS GREEN BUSINESS YANG DAPAT MENEMBUS PASAR DUNIA (PADA UKM KERAMIK DI KECAMATAN PLERED KABUPATEN PURWAKARTA). Mentiana Sibarani; Evasaria Sipayung; Deny Supratman
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 11 No. 1 (2020): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jsh.v11i1.2437

Abstract

Label Green Business pada suatu usaha akan berdampak positif pada pendapatan usaha tersebut. Green Business layak diberikan pada perusahaan yang telah melakukan Corporate Social Responsibility secara konsisten. Kekonsistenan ini tidak hanya diukur melalui upaya  berapa besar laba yang dihasilkan, namun juga upaya apa saja yang telah dilakukan berhubungan dengan pengaruh terhadap perekonomian secara luas, lingkungan dan masyarakat di mana mereka beroperasi (Triple Bottom Line). Disebut triple sebab konsep ini memasukkan tiga ukuran kinerja sekaligus, yaitu  3P: “Profit-Planet-People”.Penerapan Green Business ini akan diimplemenatasikan pada usaha keramik yang saat ini tidaklah sejaya dahulu yaitu UKM Pengrajin Keramik di Plered Purwakarta. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengembangan Sentra Keramik merupakan Pembina UKM keramik ini yang terus berusaha mengembangkan bisnis mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana  pelaksanaan green business pada UKM industri keramik di Kecamatan Plered  Purwakarta yang dapat meningkatkan penjualan hingga ke luar negri . Penelitian ini  menggunakan metode kualitatif yaitu analisis deskriptif dengan cara menganalisis data dengan kalimat, kata, skema, dan gambar dengan cara mengelompokan data, memberikan gambaran dan menggunakan teori yang ada kemudian ditarik kesimpulannya­­­Hasil penelitian adalah Usaha keramik ini masih mengalami masalah dalam pengembangannya seperti produksi dengan biaya optimal, promosi secara digital,  pengiriman produk secara aman, ketersediaan sumber daya manusia. Model green business yang dibuat memberi petunjuk untuk menjawab permasalahan yang ada.