Rina Rakhmawati
Universitas Gadjah Mada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penyelamatan Arsip Seniman dan Kelompok Seni Melalui Akuisisi Arsip di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DIY Velin Ulvandhia; Rina Rakhmawati; Faizatush Sholihah
Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan Vol 2, No 2 (2019): March
Publisher : Program Studi Kearsipan, DBSMB SV UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/diplomatika.45900

Abstract

Arsip seniman dan kelompok seni menjadi representasi dari kegiatan berkesenian di Daerah Istimewa Yogyakarta. Makalah ini menganalisis proses akuisisi arsip seniman dan kelompok seni sebagai upaya melestarikan memori berkesenian di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan kegiatan akuisisi arsip seniman dan kelompok seni pada tahun 2018. Data yang digunakan dalam penelitian berupa data primer (observasi partisipasi dan wawancara) dan data sekunder (kajian pustaka). Pengamatan dilaksanakan secara langsung terhadap prosedur akuisisi arsip bidang kesenian. Wawancara campuran dilaksanakan dengan mewawancarai pihak yang terkait dalam kegiatan akuisisi dengan tujuan melengkapi data-data dan mendapatkan informasi lebih lengkap dari narasumber yang ahli dalam kegiatan tersebut. Kajian pustaka yaitu menggunakan referensi meliputi buku, sumber internet, dan pedoman yang digunakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. Data tersebut diolah dengan pendekatan triangulasi data. Kesimpulan dari makalah ini adalah prosedur akuisisi yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DIY didasarkan pada Peraturan Kepala Arsip Nasional RI Nomor 31 Tahun 2011 tentang Tata Cara Akuisisi Arsip Statis. Meskipun demikian, dalam implementasinya terdapat penyesuaian. Kendala yang terjadi saat proses akuisisi, yaitu pada aspek teknis akuisisi arsip, kebijakan akuisisi arsip, sarana dan prasarana.
Analisis Bibliometrika Kajian Kearsipan: Studi Kasus Jurnal Nasional Terakreditasi Bidang Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Rina Rakhmawati; Walda Khoiriyah
Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Kearsipan, DBSMB SV UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/diplomatika.57895

Abstract

Kearsipan di Indonesia diperkenalkan melalui kerja administratif oleh pemerintah kolonial Belanda. Praktik kearsipan kemudian dilanjutkan oleh pemerintah Indonesia dengan diresmikannya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1971 tentang Pokok-Pokok Kearsipan. Pada perkembangan selanjutnya, Arsip Nasional bekerja sama dengan perguruan tinggi negeri untuk mengembangkan kearsipan secara akademik, selain juga memenuhi kebutuhan paraprofessional kearsipan. Meski demikian, hingga saat ini kajian kearsipan secara keilmuan belum diketahui secara komprehensif perkembangannya. Makalah ini ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan bidang kearsipan dari sudut pandang kajian ilmiah dengan pendekatan analisis bibliometrika. Objek yang dianalisis dengan pendekatan bibliometrika adalah jurnal-jurnal nasional yang telah terakreditasi di bidang perpustakaan, informasi, dan kearsipan. Data dikumpulkan melalui pengumpulan makalah dari jurnal-jurnal nasional terakreditasi dan mengkaji kearsipan, serta mengkategorikan berdasarkan indikator: pola kepengarangan, produktivitas pengarang, subjek, jumlah artikel, dan jenis literatur. Data yang telah dikategorikan, kemudian dipetakan dan dianalisis dengan aplikasi Microsoft Excell. Hasil penelitian yang diperoleh, yaitu terdapat 92 artikel dari 703 artikel pada jurnal nasional terakreditasi bidang perpustakaan, informasi, dan kearsipan yang mengkaji secara spesifik mengenai kearsipan; ada 3 subjek dengan persentase terbanyak ada pada arsip (25,3%), pengelolaan arsip (14,3%), arsip statis (11%); profesi penulisan didominasi oleh dosen sebesar 32,10%; dan jenis kajian artikel dominan berupa original research (72,80%). Selain analisis bibliometrika, data diperoleh melalui kajian pustaka terkait ruang lingkup kajian ilmu dan praktik kearsipan.