Silma Yudhanti
Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Akses dan Pemanfaatan Arsip Statis Bagi Masyarakat: Studi Kasus Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta Silma Yudhanti
Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Kearsipan, DBSMB SV UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/diplomatika.57712

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk mendeskripsikan beberapa faktor yang mempengaruhi prosedur akses dan pemanfaatan arsip statis bagi masyarakat. Penelitian kualitatif deskriptif dilakukan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta. Akses dan pemanfaatan arsip merupakan salah satu tahapan dalam pengelolaan arsip statis yang menjadi tugas utama lembaga kearsipan daerah. Akses dan pemanfaatan arsip menjadi ujung tombak utama keberhasilan pengelolaan arsip statis. Oleh sebab itu, perlu kiranya memahami faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan akses dan pemanfaatan arsip statis, khususnya di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi partisipasi dan wawancara dengan arsiparis dan penanggung jawab kegiatan akses di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta. Adapun data sekunder berasal dari bahan pustaka, baik konvensional maupun elektronik. Data kemudian diolah dengan pendekatan triangulasi data untuk memperoleh gambaran kegiatan akses dan pemanfaatan arsip statis beserta faktor-faktor yang mempengaruhi. Kesimpulan yang diperoleh dari studi ini adalah akses dan pemanfaatan arsip statis di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta telah sesuai dengan standar kebijakan yang berlaku. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan akses dan pemanfaatan arsip statis di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta antara lain: profesionalisme sumber daya manusia terutama arsiparis, ketersediaan sarana dan prasarana, serta keberadaan pedoman akses dan pemanfaatan arsip statis.