Masih banyaknya jumlah ABK atau difabel yang belum tersentuh oleh pendidikan, atau hanya bisa bersekolah di SLB yang eksklusif dan tersegregasi, tentu bertentangan dengan UU Sisdiknas yang telah menetapkan bahwa pendidikan dilaksanakan tanpa diskriminasi. Hal ini merupakan indikasi perlunya komitmen akan implementasi pendidikan inklusif dengan baik di sekolah-sekolah di negara kita. Meski sekolah-sekolah yang menyelenggarakan pendidikan inklusif sudah banyak, dalam implementasinya masih banyak yang belum sesuai dengan konsep-konsep yang mendasarinya seperti aspek pemahaman, kebijakan internal sekolah, serta kurikulum dan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kajian yang mendiskusikan pertanyaan tentang bagaimana idealnya sebuah sekolah inklusif mengimplementasikan pendidikan inklusif di Indonesia, dan ditujukan untuk mengkaji gagasan dan implementasi pendidikan inklusif di negara kita dalam rangka terwujudnya pendidikan untuk semua (Education for All). Adapun riset ini merupakan penelitian literatur/studi dokumentasi dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil yang ditemukan, dapat disimpulkan beberapa poin penting, yaitu 1) Diperlukannya intervensi khusus guru (adaptive education) dalam mengakomodasi peserta didik; 2) Terdapat prinsip-prinsip tertentu yang harus menjadi pertimbangan dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif, 3) Sekolah harus memiliki komitmen yang tinggi untuk mengimplementasikan pendidikan inklusif; 4) Terdapatnya beberapa model pendidikan inklusif, yaitu inklusi penuh, inklusif parsial, dan inklusif terbalik. The large number of ABK or disabled children who have not been exposed to formal education, or who can only attend special and segregated special schools, are certainly contrary to the National Education System Law which stipulates that education is carried out without discrimination. This is an indication of the need for commitment to the implementation of inclusive education properly in schools in our country. Although there are many schools that provide inclusive education, in its implementation there are still many that are not in accordance with the underlying concepts such as aspects of understanding, internal school policies, and curriculum and learning. This research discusses the question of how ideally an inclusive school implements inclusive education in Indonesia, and is aimed at examining the idea and implementation of inclusive education in our country in the context of realizing education for all (Education for All). This research is a literature research or documentation study using a qualitative descriptive method. From the results found, we can conclude several important points, namely 1) The need for special teacher intervention (adaptive education) in accommodating students; 2) There are certain principles that must be considered in the implementation of inclusive education, 3) Schools must have a high commitment to implementing inclusive education; 4) There are several models of inclusive education, namely full inclusion, partial inclusion and reverse inclusion.