p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Perspektif
Rudi Hermawan
Balai Diklat Keagamaan Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI PROGRAM DIKLAT MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN PMRI DI BDK PALEMBANG Rudi Hermawan
Jurnal Perspektif Vol. 13 No. 2 (2020): Jurnal Perspektif
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53746/perspektif.v13i2.30

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui gambaran evaluasi program diklat matematika di BDK Palembang setelah mengikuti pelatihan dengan pendekatan PMRI, yang dilihat dari (1) Bagaimana reaksi dan kepuasan peserta terhadap pelatihan pendekatan PMRI? (2) Bagaimana kemampuan peserta terhadap materi yang dipelajari selama pelatihan ? Populasi dan sampel dari penelitian ini adalah: seluruh peserta diklat matematika Madrasah Ibtidaiyah yang terdiri dari 35 orang guru MIN dan MI swasta di wilayah kerja BDK Palembang. Alat pengumpul data adalah Angket terbuka dan tertutup untuk mengukur reaksi dan kepuasan peserta diklat, tes untuk mengukur kemampuan kognitif peserta, serta simulasi di depan kelas. Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa dari hasil angket terbuka dan tertutup yang dibagikan kepada peserta sebanyak 35 eksemplar sebagai sampel dapat diketahui 90% program diklat yang telah dilaksanakan relevan/sesuai dengan kebutuhan guru, 89% materi yang disajikan juga sesuai dengan kebutuhan dalam melaksanakan tugas guru di sekolah. 90% peserta pelatihan sangat puas terhadap pelatihan yang diberikan serta membutuhkan kelanjutan dari pelatihan PMRI, dan menyarankan untuk yang akan datang lebih banyak guru yang dilibatkan. Hasil evaluasi terhadap peserta diketahui bahwa seluruh peserta dinyatakan mampu menyelesaikan materi yang diberikan dengan baik, serta mampu mengajarkan materi di depan peserta pelatihan dengan baik.
Tingkat Kompetensi Guru Pasca Pelatihan Substantif Pengelolaan Penilaian Hasil Belajar Siswa Rudi Hermawan
Jurnal Perspektif Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Perspektif
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53746/perspektif.v14i2.52

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) kompetensi pengetahuan, 2) kompetensi ketrampilan, dan 3) kompetensi sikap guru dalam mengelola penilaian hasil belajar serta 4) dampak kompetensi guru pasca pelatihan substantif pengelolaan penilaian hasil belajar terhadap organisasi/madrasah. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian evaluasi. Penelitian ini menggunakan evaluasi Model Kirkpatrick pada level perilaku (behavior) dan hasil (result). Sampel dalam penelitian ini adalah adalah alumni pelatihan substantif pengelolaan penilaian hasil belajar sebanyak 40 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan tes, angket dan wawancara. Hasil analisis data diperoleh 1) Kompetensi pengetahuan guru alumni pelatihan termasuk kategori cukup memuaskan dengan nilai rata-rata 78 dalam hal mengelola penilaian hasil belajar siswa. Namun demikian secara klasikal dinyatakan belum tuntas karena 30 % yang belum memenuhi kualifikasi, 2) Kompetensi ketrampilan guru alumni pelatihan termasuk kategori cukup memuaskan dengan nilai rata-rata 71,1 dalam hal mengelola penilaian hasil belajar siswa. Namun demikian secara klasikal dinyatakan belum tuntas karena masih ada 55 % yang belum memenuhi kualifikasi, 3) Kompetensi sikap guru yaitu sikap percaya diri, disiplin, kerjasama, teliti, dan tanggungjawab dikategorikan sangat baik, 4) Dampak kompetensi terhadap madrasah dalam hal kerjasama antar guru dalam pengelolaan penilaian hasil belajar sudah baik. Begitu juga dengan keseragaman penulisan KKM di rapor. Tetapi dampak penulisan deskripsi di rapor belum menunjukan hasil yang maksimal. Dari hasil ini, direkomendasikan guru harus terus meningkatkan pengetahuan dan ketrampilannya tentang pengelolaan penilaian hasil belajar dan mempraktikan penilaian tersebut sesuai dengan prosedurnya, Balai Diklat Keagamaan Palembang hendaknya sering melakukan evaluasi pasca pelatihan agar hasil pelatihan dapat diterapkan alumni pelatihan di tempat tugasnya masing-masing dengan benar sehingga bermanfaat bagi organisasi dan kepala madrasah serta pengawas hendaknya lebih fokus melakukan supervisi akademik maupun menejerial agar guru lebih termotivasi untuk meningkatkan kompetensinya.