Nur Munajat
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kebijakan Manajemen Berbasis Madrasah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Islam Nur Munajat
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 8, No 2 (2016): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v8i2.74

Abstract

Sentralisasi sistem manajemen pendidikan islam yang masih dikelola oleh Negara, dan dualisme pengelolaan oleh Kemendiknas dan Kementerian Agama telah menyebabkan lambatnya peningkatan mutu pendidikan Islam. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen berbasis pusat merupakan salah satu faktor penyebab kurang optimalnya mutu pendidikan Islam. Seiring dengan terus berlangsungnya otonomi daerah, mestinya kebijakan tentang Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) dalam peningkatan mutu pendidikan Islam sebagai wujud dari desentralisasi pendidikan merupakan suatu keniscayaan yang perlu segera dilakukan. Esensi MBM adalah otonomi madrasah plus pengambilan keputusan partisipatif. Tujuan MBM adalah untuk memberdayakan madrasah. Kebijakan MBM dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam dapat diurutkan sebagai berikut : mensosialisasikan konsep MBM, melakukan analisis sasaran, mengidentifikasikan fungsi-fungsi yang diperlukan. Untuk mencapai sasaran, melakukan analisis SWOT, meyusun rencana madrasah, mengimplementasikan rencana madrasah dan merumuskan sasaran baru.
Program Management of the School Literacy Movement for Strengthening Islamic Religious Education and Ethics Learning Materials at Colombo Sleman High School Muhammad Aziz Nur Azhar; Nur Munajat
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 1 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i1.8302

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menjadi subjek kepala sekolah, guru PAI, pihak perpustakaan dan siswa kelas 11 IPS 1. Pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Perencanaan program terdiri dari planning menentukan tujuan program GLS. Penentuan sarpas dan bahan bacaan seperti perpustakaan, e-book, bahan bacaan harus berkaitan dengan PAI dan budi pekerti. Menentukan komponen literasi dasar, literasi teknologi dan literasi perpustakaan. Organizing yaitu keterlibatan guru PAI dan budi pekerti dengan (TLS) dan keterlibatan dengan pihak perpustakaan (2) Pelaksanaan meliputi memberdayakan lingkungan akademik yaitu membaca 15 menit setiap senin hingga jumat. Guru menjelaskan selama 15 menit dengan melibatkan pengetahuan faktual, konseptual dan prosedural. Guru melibatkan pembelajaran berbasis HOTS aspek menganalisis (C4) dan menilai (C5) disertai penggunaan 5W1H. (3) Evaluasi berdasarkan CIPP yaitu terdiri evaluasi Konteks, evaluasi masukan, evaluasi proses, dan evaluasi produk. Penelitian ini memiliki implikasi untuk dapat memperkuat materi PAI dan budi pekerti melalui program Gerakan Literasi Sekolah berdasarkan manajemen yang baik. Penelitian ini memiliki arti penting dalam penguatan materi PAI dan budi pekerti di luar jam pembelajaran melalui program GLS dengan memperhatikan manajemen program.