p-Index From 2021 - 2026
0.659
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Texere
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGGUNAAN TEKNIK KATAZOME DAN PEWARNA KUNYIT PADA INSPIRASI MOTIF REMPAH BUSANA READY TO WEAR Nindhita Gita Puspita Herdiyani; Zumrotu Zakiyah; Salsabiil Khoirunnisa
Texere Vol 19, No 1 (2021): Texere Volume 19 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Politeknik STTT Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53298/texere.v19i1.01

Abstract

Pembuatan desain motif di atas permukaan kain dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan metode perintangan. Teknik perintang warna yang berkembang di negara Jepang adalah teknik katazome. Katazome adalah teknik pembuatan motif reka latar pada kain menggunakan celup rintang pasta tepung beras. Pembuatan motif dilakukan dengan cara mengoleskan pasta tepung beras di atas cetakan berupa stensil kertas (katagami). Teknik katazome memberikan alternatif bagi pelaku dan pengguna fashion dalam pembuatan desain motif dan produk pakaian jadi. Metodologi yang digunakan adalah studi pustaka dan percobaan dalam pembuatan desain motif dan produk pakaian jadi. Teknik katazome sesuai jika diterapkan untuk membuat produk yang ramah lingkungan dan dekat dengan isu sustainable fashion saat ini. Bahan utama teknik ini terbuat dari bahan yang organik dan tidak banyak menggunakan bahan kimia. Hasil produk dari penelitian ini berupa busana ready to wear yang terinspirasi dari motif rempah. Tema yang diusung yaitu pada Trend Forecasting Singularity 2019/2020 tema Svarga dengan sub tema Upskill Craft. Penerapan teknik katazome pada kain berbahan kapas (strada terracotta) terdiri dari mordanting kain, pembuatan motif pada katagami, pembuatan pasta tepung beras dan pencelupan menggunakan pewarna kunyit. Takaran resep dalam pembuatan larutan zat warna yang berasal dari kunyit, jumlah celupan dan durasi perendaman kain dalam larutan fiksasi tunjung berpengaruh terhadap ketahanan luntur warna kain yang dilakukan penerapan teknik katazome.
PENERAPAN TEKNIK ECOPRINT TULANG DAUN JATI DAN PEWARNA ALAMI JELAWE PADA BUSANA READY-TO-WEAR BERGAYA POST APOCALYPTIC Zumrotu Zakiyah; Rosa Amalia; Nindhita Gita Puspita Herdiyani
Texere Vol 20, No 1 (2022): Texere Volume 20 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Politeknik STTT Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53298/texere.v20i1.06

Abstract

Produk tekstil yang terinspirasi dari alam dan tengah populer saat ini adalah produk yang dibuat dengan teknik ecoprint. Teknik ecoprint merespon isu-isu lingkungan sustainable fashion yang erat kaitannya dengan industri fast fashion yang menimbulkan pencemaran lingkungan dari limbah industri tekstil. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat produk busana ready-to-wear yang menerapkan kain hasil reka latar teknik ecoprint dengan material pembuatan motif dan pewarna yang berasal dari alam.Metodologi yang digunakan adalah metode kualitatif dengan studi literatur dan eksperimen pembuatan produk. Pada tahap eksperimen dilakukan eksplorasi reka bahan untuk mencari material kain, komposisi zat pewarna dan mordan yang digunakan dalam perancangan konsep busana dan pembuatan produk dengan teknik ecoprint. Perancangan konsep busana untuk busana ready-to-wear terinspirasi dari gaya Post Apocalyptic yang termasuk Trend Forecasting 2019/2020 Singularity tema Neo Medieval dengan subtema Dystopian Fortress.Produk yang dihasilkan pada tahap eksperimen berjumlah dua busana ready-to-wear. Busana pertama terdiri dari outer long cardi, inner dan celana kulot. Pada celana kulot terdapat aksen saku cargo pada bagian kanan dan aksen tali pada bagian sisi yang dapat ditarik. Busana kedua terdiri dari blazer, inner dan celana kulot. Pada badan bagian depan dan lengan blazer terdapat aksen tali yang dapat ditarik. Semua komponen busana menggunakan teknik ecoprint tulang daun jati yang berwarna abu tua, hitam dan coklat keabuan.Kata kunci : teknik ecoprint, tulang daun jati, ready-to-wear, post apocalyptic
PEMBUATAN MARKER JAS LABORATORIUM DENGAN KONSEP POLA ZERO WASTE Zumrotu Zakiyah; Pratiwi Wulansari; Nindhita Gita Puspita Herdiyani
Texere Vol 21, No 1 (2023): Texere Volume 21 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Politeknik STTT Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53298/texere.v21i1.06

Abstract

Limbah kain sisa terutama dari bahan kain sintetis seperti polyester dapat menjadi ancaman serius bagi lingkungan, karena membutuhkan waktu hingga puluhan tahun bahkan ratusan tahun untuk dapat terurai. Sebagai pelaku di industri tekstil, sedini mungkin harus berupaya untuk mengurangi limbah kain sehingga tidak menambah dampak pencemaran lingkungan. Salah satu caranya dengan menerapkan konsep zero waste dalam proses produksi pada pembuatan pola. Konsep pola ini diterapkan pada pola jas laboratorium, yang digunakan sebagai pola marker untuk pemotongan kain. Kain hasil potongan tersebut akan dijahit kemudian menjadi produk jadi yang siap dipakai. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan studi literatur dan percobaan pembuatan beberapa jenis pola marker dengan konsep pola zero waste. Dari tiga jenis pola marker alternatif yang dibuat kemudian dibandingkan dengan pola marker yang asli, salah satu nya menghasilkan pola marker yang lebih sedikit kebutuhan kainnya. Pola alternatif tersebut dibuat dengan Pola CAD Gerber dan memiliki angka efisiensi sebesar 85,53%. JasĀ  laboratorium ini membutuhkan banyak komponen yang bentuknya tidak bisa diubah menyesuaikan garis pola pada marker karena komponen tersebut memiliki fungsi tertentu. Sehingga pada setiap bentuk pola dan marker pasti ada bagian yang tersisa karena tidak bisa mengubah bentuk pola dan tidak bisa mengubah limbah menjadi 0%, tetapi hanya bisa mengurang limbah menjadi sesedikit mungkin.