Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis e-government. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti jurnal internasional, buku akademik, dan laporan lembaga resmi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, akuntabilitas, dan aksesibilitas pelayanan publik. Keberhasilan implementasi e-government dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu ketersediaan infrastruktur teknologi, kompetensi sumber daya manusia, dukungan kebijakan, budaya organisasi, serta partisipasi masyarakat. Namun, terdapat berbagai tantangan yang dihadapi, seperti kesenjangan digital, keterbatasan kapasitas aparatur, resistensi terhadap perubahan, serta risiko keamanan data. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif dan terintegrasi, meliputi penguatan infrastruktur digital, peningkatan kapasitas SDM, integrasi sistem informasi, serta pendekatan layanan yang berorientasi pada pengguna. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan dan praktik e-government yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.