Yetty Husnul
Dosen Tetap Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PERSONAL SELLING TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK DOUBLE PAN PADA PT DAHLIA DEWANTARA BOGOR Yetty Husnul; Asti Ismutia Pratiwi
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 6, No 1 (2014): Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.153 KB) | DOI: 10.34203/jimfe.v6i1.495

Abstract

ABSTRAKPromosi dengan menggunakan personal selling ini banyak dilakukan oleh berbagai perusahaan. Salah satu perusahaan yang menggunakan personal selling ini adalah PT. Dahlia Dewantara. Kegiatan personal selling yang dilakukan oleh PT. Dahlia Dewantara ini yaitu melalui team demo. Penulis meneliti perusahaan ini dikarenakan terjadinya penurunan penjualan pada bulan-bulan tertentu pada tahun 2011.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui personal selling yang dilakukan oleh PT. Dahlia Dewantara dalam memasarkan berbagai produk double pan, untuk mengetahui peningkatan penjualan produk double pan yang dialami oleh PT. Dahlia Dewantara, untuk mengetahui pengaruh personal selling terhadap peningkatan penjualan produk double pan pada PT. Dahlia Dewantara. Metode yang digunakan untuk mengetahui pengaruh personal selling terhadap penjualan produk double pan PT. Dahlia Dewantara adalah metode penelitian kualitatif survey.Hasil pengolahan data menghasilkan : Hasil analisis pada biaya personal selling didapatkan hasil biaya rata-rata biaya gaji dan biaya transportasi di tahun 2011 pada setiap bulannya adalah 0%. Ini terjadi karena biaya gaji dan biaya transportasi untuk setiap bulannya di tahun 2011 tidak berubah. Dan biaya yang dikeluarkan untuk bonus sebesar Rp2.759.000 dengan peningkatan persentase biaya transportasi sebesar 2,85%. Disimpulkan biaya yang paling besar adalah biaya bonus dan biaya paling kecil biaya gaji dan biaya transportasi, secara keseluruhan penerapan biaya personal selling sudah cukup baik. dapat dilihat dari hasil penjualan pada tahun 2011 sebesar Rp348.480.000, dengan rata-rata penjualan -1,73% setiap bulannya. Rata-rata peningkatan penjualan yang sebesar -1,73% masih belum baik. Hasil dari program SPSS 17.0 for windows, diperoleh koefisien regresi. Y = -8,384 + 0,000 X1 + 0,000 X2 + 87,548 X3. (R) sebesar 812. Dari koefisien determinasi (R2) sebesar 66%. Nilai ini menunjukan sumbangan pengaruh biaya gaji, biaya transportasi dan biaya bonus terhadap peningkatan penjualan. Pengujian secara simultan X1, X2, X3 terhadap Y melalui Uji t dengan ? 0,05 dan ttabel 1,860. Dari tabel diperoleh nilai thitung = 4,404 ttabel = 1,860 maka H0 di terima dan nilai sig. lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05 atau nilai 0,00 0,05. sehingga model dinyatakan berarti atau signifikan. Maka personal selling berpengaruh terhadap penjualan double pan pada PT. Dahlia Dewantara Bogor.Kata Kunci: Personal selling,Volume Penjualan
HUBUNGAN DISIPLIN KERJA DENGAN PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN BABAKAN MADANG KABUPATEN BOGOR Yetty Husnul; Yuliani Muharommah
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 6, No 2 (2014): Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.43 KB) | DOI: 10.34203/jimfe.v6i2.470

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pelaksannan disiplin kerja pegawai pada Kantor Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor dan untuk mengetahui tingakat prestasi kerja pegawai pada pada Kantor Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, serta untuk mengetahui hubungan disiplin kerja dengan prestasi kerja pegawai pada pada Kantor Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor.Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis yang digunakan adalah analisis korelasi pearson product moment, analisis koefisien determinasi dan uji hipotesis koefisien korelasi.Hasil analisis korelasi pearson product moment = 0,823. Artinya, disiplin kerja dengan prestasi kerja mempunyai hubungan yang kuat. Sedangkan, untuk hasil analisis koefisisen determinasi diperoleh dsiiplin kerja dapat mempengaruhi turun naiknya kinerja sebesar 67,73% dan sisanya sebesar 32,27% dipengaruhi oleh faktor lain di luat prestasi kerja.Hasil uji hipotesis koefisien korelasi menunjukkan thitung t-tabel (7,674 0,823) maka Ho ditolak Ha diterima, artinya terdapat hubungan yang nyata antara disiplin kerja dan prestasi kerja.Kata kunci: Disiplin Kerja, Prestasi Kerja