Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JUITA : Jurnal Informatika

Evaluasi Implementasi Modul E-Prescribing Rumah Sakit dengan Metode Pieces Sjamsul Arifin; Teduh Dirgahayu
JUITA : Jurnal Informatika JUITA Vol. 5 Nomor 2, November 2017
Publisher : Department of Informatics Engineering, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1592.938 KB) | DOI: 10.30595/juita.v5i2.1749

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi implementasi pengembangan modul E-Prescribing di Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta berdasarkan metode PIECES. Penelitian dilakukan dengan melakukan observasi dan wawancara terhadap dokter, apoteker, staff dan manajemen di poliklinik eldewise di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Metode evaluasi PIECES merupakan metode evaluasi sistem yang terdiri dari enam variabel yaitu performance, information, economic, control, efficiency, service.Pendekatankualitatif untuk menganalisis persepsi pengguna terhadap implementasi modul E-Prescribing di Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta. Pendekatan kuantitatif untuk menganalisis efektivitas Kinerja Implementasi Modul E-Prescribingberdasarkan data hasil wawancara persepsi pengguna terhadap atribut PIECES. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Efektivitas kinerja implementasi modul E-Prescribing di Poliklinik Eldewise RSUP Sardjito Yogyakarta diperoleh skor efektivitas adalah 80,95%. Sebanyak empat atribut mencapai skor maksimal (100%) artinya sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna, namun sebanyak dua atribut  mempunyai skor efektifitas belum optimal artinya masih ada permasalahan yaitu pada atribut performance (57,14% ) dan infomasi (66,67%). Permasalahan dalam aspek peformance adalah masih ada penggunaan resep manual khususnya resep untuk pasien BPJS karena untuk klaim syarat ada resep yang ditandatangani dokter, pengguna kadang-kadang merasakan loading system yang lama, walaupun tidak banyak terjadi. Permasalahan dalam aspek informasi adalah informasi stok obat yang kadang tidak sesuai antara data stok obat di sistem dengan data stok obat aktual. Rekomendasi penelitian ini adalah modul E-Prescribing perlu segera implementasi e-prescribing di poli yang lain, namun dengan beberapa perbaikan diantaranya adalah: 1) Perlu regulasi terutama obat yang masih penggunaan resep manual khususnya resep untuk pasien BPJS untuk penyakit kronis tertentu karena untuk klaim syarat ada resep yang ditandatangani dokter, 2) Perlu adanya pembenahan khususnya dalam query dalam sistem dan loading system, 3) Update data persediaan (stok) obat yang kadang terjadi selisih. Ketersediaan stok kadang terjadi selisih antara stok obat di sistem dan stok aktual. Evaluasi Sumber Daya Manuasi (SDM) dalam keakurasian serta ketepatan input data dan prtotab, 4) Perlu adanya penambahan pengadaan fasilitas perangkat keras komputer khususnya computer client dan jaringan untuk implementasi poli yang lain.
Pengembangan Model E-Office dan Purwarupa Intitusi Perguruan Tinggi di Indonesia Abdul Azis; Teduh Dirgahayu
JUITA : Jurnal Informatika JUITA Vol. 3 Nomor 3 Mei 2015
Publisher : Department of Informatics Engineering, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1136.969 KB) | DOI: 10.30595/juita.v3i3.869

Abstract

Perguruan tinggi adalah sebuah organisasi dengan kumpulan aktivitas atau pekerjaan terstruktur yang saling terkait untuk menghasilkan Lulusan, Karya Akademik Dosen, Penelitian dan Pengabdian,  proses bisnis yang diperlukan di Perguruan Tinggi Secara umum adalah untuk keperluan administrasi perkantoran, seperti pengarsipan, dokumentasi, dan surat menyurat. Pada umumnya proses bisnis di perguruan tinggi tidak akan lepas dari berbagai permasalahan, seperti manajemen projek yang kurang rapi, atau proses manajemen lainnya, informasi yang kurang akurat dan responsi naskah atau dokumen menggunakan kertas, apabila dilakukan berulang maka dapat memicu pengeluaran dana yang tidak sedikit, pencarian dokumen hardcopy dimasa yang akan datang juga sulit dilakukan karena tidak ada tempat penyimpanan secara elektronik. Maka untuk mengatasi permasalahan tersebut maka peneliti merancang model dan prototype e-Office sebagai  acuan untuk dijadikan contoh di Perguruan Tinggi lainnya. Masalah yang akan diselesaikan adalah proses surat masuk, surat keluar, disposisi surat , agenda surat, dan forum diskusi sebagai fitur tambahan dalam purwarupa yang akan dibangun. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat membantu proses bisnis yang ada di Perguruan Tinggi dalam keperluan administrasi perkantoran, seperti pengarsipan, dokumentasi, dan surat menyurat
Pengukuran Tingkat Kematangan Tata Kelola Pengelolaan Permasalahan Sistem Informasi Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 4.1 (Studi Kasus: Sistem Informasi Akademik Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Lahan Adi Purwanto; Teduh Dirgahayu
JUITA : Jurnal Informatika JUITA Vol. 5 Nomor 2, November 2017
Publisher : Department of Informatics Engineering, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.596 KB) | DOI: 10.30595/juita.v5i2.1629

Abstract

Berhasilnya tata kelola organisasi saat ini sangat bergantung pada sejauh mana tata kelola dari Teknologi Informasi (TI) yang dilakukan. Penerapan TI ini akan berjalan dengan baik apabila ditunjang dengan suatu tata kelola TI yang baik pula. Pelayanan dalam bidang akademik adalah salah satu aktivitas utama perguruan tinggi yang berfungsi sebagai penyelenggara pendidikan. Dengan bertambahnya jumlah mahasiswa dan program studi, UMP harus meningkatkan layanan TI yang digunakan, dalam hal ini adalah layanan sistem informasi akademik. Proses pengelolaan permasalahan pada sistem informasi akademik merupakan hal penting karena proses tersebut berkaitan dengan penyediaan layanan terhadap seluruh civitas akademika. Proses pengelolaan permasalahan pada sistem informasi akademik di UMP belum optimal, hal ini ditunjukkan dengan lambatnya penanganan terhadap permasalahan yang muncul pada penggunaan layanan ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kematangan as-is dan to-be pada sistem informasi akademik UMP, khususnya pada proses pengelolaan permasalahan (DS10) dengan menggunakan kerangka kerja COBIT 4.1. Hasil temuan dari penelitian ini adalah nilai tingkat kematangan as-is pada seluruh atribut secara umum berada pada level 2 (Repeatable but Intuitive). Untuk memenuhi kondisi sesuai tingkat kematangan to-be pada level 4 (managed and Measurable), maka diperlukan rekomendasi yang sesuai dengan kondisi organisasi supaya perbaikan dapat berlangsung secara efektif.