I.M. Tegeh
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA WEBSITE STUDENT COMMUNITY MATA PELAJARAN JARINGAN KOMPUTER PADA PROGRAM STUDI TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Wardhana, G.W.; Suharsono, N.; Tegeh, I.M.
Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Teknologi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat media pembelajaran jaringan kompter yang dapat diimplementasikan di sekolah memengah kejuruan (SMK). Secara operasional, kegiatan dilakukan mulai dari tahapan mendeskripsikan proses rancang bangun website kolaboratif TKJ Student Communty, dilanjutkan dengan pembuatan protitipa dan pemaparan tanggapan ahli terhadap komponen prototipa. Tahapan selanjutnya adalah melakukan uji coba kelompok kecil dan uji lapangan, serta penjaringan tanggapan subjek uji coba, dan perbaikan kinerja website kolaboratif yang dikembangkan. Prosedur pengembangannya menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) untuk mendapatkan data uji ahli isi, ahli desain pembelajaran dan ahli media, data dari uji perseorangan, uji kelompok kecil, uji guru mata pelajaran dan uji lapangan dengan desain pretest dan posttest. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, penyebaran angket dan tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis deskriptif dan uji-t. Hasil uji ahli menunjukkan bahwa tanggapan uji ahli media sangat baik, tanggapan ahli desain pembelajaran berkategori sangat baik, dan tanggapan ahli isi berkategori baik . Adapun tanggapan siswa atas website ini adalah berkategori baik dengan persentase 80,48% dan tanggapan guru mata pelajaran berkategori sangat baik dengan persentase 87,79%. Analisis data hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa setelah dilakukan proses pembelajaran menggunakan media website TKJ Student Communt.   Kata Kunci : website TKJ student community, pembelajaran kolaboratif, hasil belajar. Abstract The purposed of this research of development is to build a learning media of computer network that could be implemented at vocational high school. Operationaly, the activity start from describes the process of development of TKJ Student Community collaborative website, followed by making the prototype and exposure of expert reponse to prototype component. The next activity is small group test, field test, gathering the test subject respons and improve the perfomence of the website. The development procedure use ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model to obtain the data from content, learning design, and media expert, data from the teacher, small group, and field test by pretest-postest design. The data collection are analyzed by descriptive analysis and t-test. The result of media expert test shows that the response is very good, the response of content expert is good and the response of learning design is very good. The student response are include of good category by percentage at 80,48% and the teacher response are include of good category by percentage at 87,97%. The analysis of student learning outcomes shows that the enchancment of learning outcomes averages after learning process with TKJ Student Community website.   Keyword : TKJ student communty collaborative website, collaborative learning, learning outcome.
PENGEMBANGAN MEDIA WEBSITE STUDENT COMMUNITY MATA PELAJARAN JARINGAN KOMPUTER PADA PROGRAM STUDI TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Wardhana, G.W.; Suharsono, N.; Tegeh, I.M.
Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.534 KB) | DOI: 10.23887/jtpi.v3i1.762

Abstract

Abstrak Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat media pembelajaran jaringan kompter yang dapat diimplementasikan di sekolah memengah kejuruan (SMK). Secara operasional, kegiatan dilakukan mulai dari tahapan mendeskripsikan proses rancang bangun website kolaboratif TKJ Student Communty, dilanjutkan dengan pembuatan protitipa dan pemaparan tanggapan ahli terhadap komponen prototipa. Tahapan selanjutnya adalah melakukan uji coba kelompok kecil dan uji lapangan, serta penjaringan tanggapan subjek uji coba, dan perbaikan kinerja website kolaboratif yang dikembangkan. Prosedur pengembangannya menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) untuk mendapatkan data uji ahli isi, ahli desain pembelajaran dan ahli media, data dari uji perseorangan, uji kelompok kecil, uji guru mata pelajaran dan uji lapangan dengan desain pretest dan posttest. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, penyebaran angket dan tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis deskriptif dan uji-t. Hasil uji ahli menunjukkan bahwa tanggapan uji ahli media sangat baik, tanggapan ahli desain pembelajaran berkategori sangat baik, dan tanggapan ahli isi berkategori baik . Adapun tanggapan siswa atas website ini adalah berkategori baik dengan persentase 80,48% dan tanggapan guru mata pelajaran berkategori sangat baik dengan persentase 87,79%. Analisis data hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa setelah dilakukan proses pembelajaran menggunakan media website TKJ Student Communt.   Kata Kunci : website TKJ student community, pembelajaran kolaboratif, hasil belajar. Abstract The purposed of this research of development is to build a learning media of computer network that could be implemented at vocational high school. Operationaly, the activity start from describes the process of development of TKJ Student Community collaborative website, followed by making the prototype and exposure of expert reponse to prototype component. The next activity is small group test, field test, gathering the test subject respons and improve the perfomence of the website. The development procedure use ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model to obtain the data from content, learning design, and media expert, data from the teacher, small group, and field test by pretest-postest design. The data collection are analyzed by descriptive analysis and t-test. The result of media expert test shows that the response is very good, the response of content expert is good and the response of learning design is very good. The student response are include of good category by percentage at 80,48% and the teacher response are include of good category by percentage at 87,97%. The analysis of student learning outcomes shows that the enchancment of learning outcomes averages after learning process with TKJ Student Community website.   Keyword : TKJ student communty collaborative website, collaborative learning, learning outcome.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Mobile Learning pada Mata Kuliah Koreografi Dasar bagi Mahasiswa Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan Isi Denpasar Tarazanny, Ni.M.D.; Sukrawarpala, I.W.; Tegeh, I.M.
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.869

Abstract

Pendidikan seni adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan latihan agar menguasai kemampuan berkesenian sesuai dengan peran yang harus dimainkannya. Media pembelajaran koreografi dasar ini menjawab kebutuhan media pembelajaran serta sebagai upaya daya saing di tengah era revolusi industri empat titik nol. Adanya terobosan yang inovatif sebagai bentuk strategi dalam menarik minat masyarakat khususnya generasi muda untuk tetap belajar dan mengembangkan pengetahuannya menata tari dengan baik melalui pemahaman elemen koreografi dasar.  Alasan penggunaan android dalam pembuatan media pembelajaran koreografi dasar ini karena pengguna android lebih banyak dibandingkan IOS. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengembangkan media mobile learning pada mata kuliah koreografi dasar tersebut untuk meningkatkan kapasitas pendidikan seni khususnya seni tari dengan sentuhan perkembangan teknologi serta menambah media pendukung pembelajaran berupa bahan ajar berbentuk audio visual. Penelitian ini berpendekatan penelitian pengembangan research and development mengadaptasi tahapan pengembangan Borg and Gall. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket dan kuisioner. Pelaksanaan uji lapangan menggunakan desain penelitian dengan pretest posttest yaitu tanpa menggunakan kelompok kontrol atau pembanding sehingga pada penelitian ini menggunakan kelompok yang sama. Pada desain penelitian ini menggunakan desain penelitian one group pretest posttest design. Hasil penelitian dapat diuraikan; Hasil validasi ahli mata kuliah koreogrfai dasar memperoleh kualifikasi sangat baik, hasil validasi ahli desain pembelajaran memberikan kualifikasi sangat baik, dan hasil validasi ahli media pembelajaran kualifikasi baik; Hasil uji coba perorangan menunjukkan bahwa media memperoleh kualifikasi sangat baik, hasil tanggapan pada kelompok kecil kategori sangat baik dan hasil yang ditunjukkan oleh uji lapangan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan tes kemampuan membedakan desain gerak tari diperoleh menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan membedakan desain gerak tari sebelum dan sesudah diterapkan Media pembelajaran sehingga media pembelajaran valid digunakan dalam pembelajaran Koreografi Dasar dan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membedakan desain gerak tari.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Mobile Learning pada Mata Kuliah Koreografi Dasar bagi Mahasiswa Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan Isi Denpasar Tarazanny, Ni.M.D.; Sukrawarpala, I.W.; Tegeh, I.M.
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.869

Abstract

Pendidikan seni adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan latihan agar menguasai kemampuan berkesenian sesuai dengan peran yang harus dimainkannya. Media pembelajaran koreografi dasar ini menjawab kebutuhan media pembelajaran serta sebagai upaya daya saing di tengah era revolusi industri empat titik nol. Adanya terobosan yang inovatif sebagai bentuk strategi dalam menarik minat masyarakat khususnya generasi muda untuk tetap belajar dan mengembangkan pengetahuannya menata tari dengan baik melalui pemahaman elemen koreografi dasar.  Alasan penggunaan android dalam pembuatan media pembelajaran koreografi dasar ini karena pengguna android lebih banyak dibandingkan IOS. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengembangkan media mobile learning pada mata kuliah koreografi dasar tersebut untuk meningkatkan kapasitas pendidikan seni khususnya seni tari dengan sentuhan perkembangan teknologi serta menambah media pendukung pembelajaran berupa bahan ajar berbentuk audio visual. Penelitian ini berpendekatan penelitian pengembangan research and development mengadaptasi tahapan pengembangan Borg and Gall. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket dan kuisioner. Pelaksanaan uji lapangan menggunakan desain penelitian dengan pretest posttest yaitu tanpa menggunakan kelompok kontrol atau pembanding sehingga pada penelitian ini menggunakan kelompok yang sama. Pada desain penelitian ini menggunakan desain penelitian one group pretest posttest design. Hasil penelitian dapat diuraikan; Hasil validasi ahli mata kuliah koreogrfai dasar memperoleh kualifikasi sangat baik, hasil validasi ahli desain pembelajaran memberikan kualifikasi sangat baik, dan hasil validasi ahli media pembelajaran kualifikasi baik; Hasil uji coba perorangan menunjukkan bahwa media memperoleh kualifikasi sangat baik, hasil tanggapan pada kelompok kecil kategori sangat baik dan hasil yang ditunjukkan oleh uji lapangan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan tes kemampuan membedakan desain gerak tari diperoleh menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan membedakan desain gerak tari sebelum dan sesudah diterapkan Media pembelajaran sehingga media pembelajaran valid digunakan dalam pembelajaran Koreografi Dasar dan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membedakan desain gerak tari.