Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

MODEL LATIHAN KETERAMPILAN BLOCK BOLAVOLI UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Rusmiyadi Rusmiyadi; Samsudin Samsudin; Hernawan Hernawan
Jurnal Penjaskesrek Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v8i1.1402

Abstract

The This study aims to develop a training model for volleyball block skills vocational high school students. This study uses a research and development (RnD) method with a model of Borg and Gall which consists of ten steps. The number of students involved in this study was 20 students. The instruments used in this study are tests. The effectiveness test results of the average training results for volleyball block skills vocational high school students group in the experimental group (using the volleyball block skills training model) were 14.2 while the average value of the training results for the volleyball block skills in the control group was 11.9 means that there are differences and the average value of the experimental group is higher than the average value of the control group. The significant test of difference with SPSS 20 obtained the results of t-count = 5.321 df = 38 and p-value = 0.00 <0.05, which means that there is a very significant difference. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan keterampilan block bolavoli untuk Siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan atau Research and Development (RnD) dengan model model Borg and Gall yang terdiri dari sepuluh langkah. Jumlah siswa yang dilibatkan dalam penelitian ini yaitu berjumlah 20 siswa. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes. Hasil uji efektivitas nilai rata-rata hasil latihan keterampilan block bolavoli untuk Siswa Sekolah Menengah Kejuruan dalam kelompok eksperimen (menggunakan model latihan keterampilan block bolavoli) adalah 14.2 sedangkan nilai rata-rata hasil latihan keterampilan block bolavoli dalam kelompok kontrol adalah 11.7 artinya terdapat perbedaan dan nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi dari nilai rata-rata kelompok kontrol. Adapun uji signifikan perbedan dengan SPSS 20 didapat hasil t-hitung = 5.767 df = 38 dan p-value = 0.00 < 0.05 yang berarti terdapat perbedaan yang sangat signifikan. Kata Kunci: Model, Block, Latihan, Pengembangan
Analisis Gerak Dasar Fundamental Pada Siswa Kelas Atas Sekolah Dasar Negeri 2 Ciherang Jaya Kecamatan Cisata Rusmiyadi - Rusmiyadi; Syukron Ma&#039;mun; Asroriyah Asroriyah
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 4, No 2 (2021): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v4i2.5555

Abstract

Perkembangan gerak dimasa anak-anak sangat menonjol,terutama pada kemampuan gerak lokomotor, nonlokomotor dan manipulatif. Penyempurnaan atau perbaikan gerak dasar terjadi pada masa anak-anak. Menjelang masa remaja gerak yang makin kompleks bisa dikuasai dengan kemampuan memanfaatkan keterampilan gerak sesuai dengan kebutuhannya. Pada akhirnya masa awal dewasa berbagai organ tubuh mencapai puncak perkembangan fungsi, dan fisik mencapai puncak kematangannya. Gerak merupakan kebutuhan utama bagi manusia, sebagian besar kebutuhan manusia dapat tercapai melalui gerak. Kemampuan gerak pada anak sebaiknya dilakukan pada usia sedini mungkin, agar perkembangan dan pertumbuhan dapat terpantau dengan baik dan benar. Selain itu, perkembangan gerak pada anak juga merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi perkembangan individual secara keseluruhan. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, metode observasi metode tes terhadap semua yang terjadi dalam gerak dasar fundamental. Metode dokumentasi bertujuan untuk memperoleh data peserta (subyek penelitian) yang sesuai dengan klasifikasi yang ada disekolah dasar. Metode observasi digunakan untuk mengetahui kondisi yang bersifat objektif atau yang benar terjadi dilapangan. Sedangkan metode tes digunakan untuk mengatahui kemampuan gerak dasar fundamental siswa kelas atas sekolah dasar.
RETRACTED: MODEL LATIHAN KETERAMPILAN BLOCK BOLAVOLI UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Rusmiyadi Rusmiyadi
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 5, No 1 (2021): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v5i1.2987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan keterampilan block bolavoli untuk Siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan atau Research and Development (RnD) dengan model model Borg and Gall yang terdiri dari sepuluh langkah. Jumlah siswa yang dilibatkan dalam penelitian ini yaitu berjumlah  20 siswa. Adapun  instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes. Hasil uji efektivitas nilai rata-rata hasil latihan keterampilan block bolavoli untuk Siswa Sekolah Menengah Kejuruan dalam  eksperimen (menggunakan model latihan keterampilan block bolavoli) tes awal (preetest) adalah 11.20 sedangkan  nilai rata-rata hasil latihan keterampilan block bolavoli dalam tes posttest sebesar 14.20 artinya terdapat perbedaan sebesar 16 % dan nilai rata-rata posttest lebih tinggi dari nilai rata-rata preetest. Adapun uji signifikan perbedan dengan SPSS 20 didapat hasil t-hitung = 41.352 df = 19 dan p-value = 0.00 0.05 yang berarti terdapat perbedaan yang sangat signifikan. 
Sosialisasi Permainan Tradisional Bakiak Pada Usia Kanak-Kanak 7-8 Tahun Di Desa Teluk Lada Nurul Munajiyah; Idris Supriadi; Devaron Suardi; Sukron Ma'mun; Rusmiyadi
Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/pandawa.v1i4.123

Abstract

The traditional bakiak game is one of the traditional bakiak games with the aim of increasing interest in playing the traditional bakiak game. Besides that, traditional bakiak games also increase cooperation with groups. Traditional bakiak games can help shape the character of mutual cooperation and cooperation with teams or groups.If the traditional bakiak game is of interest to many children, it will have many positive impacts. Bakiak traditional games can create good traits or characters, one of which is mutual cooperation with the team or group. Traditional games are rarely played nowadays, but this socialization is held to increase interest in playing the traditional bakiak game again.
Pelatihan Senam Kebugaran Jasmani “Maumere Ceria” Pada Masyarakat Kampung Sadar, Desa Teluk Lada, Sobang-Pandeglang Siti Sumarni; Idris Supriadi; Sukron Ma’mun; Devaron Suardi; Anna Laela; Rusmiyadi Rusmiyadi; Nurul Munajiyah
Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/pandawa.v1i4.128

Abstract

Maumere Gymnastic activities within the framework of the healthy living community movement (GERMAS) teluk lada village, sobang-pandeglang sub-district aiim to improve the health of skills in community gymnastic sports in teluk lada village, especially maumere gymanstic which is well known to the community and studied in schools. The purpose of this activity is to improve the skills of students who practice sport and the community in the field of cultural creation gymnastics, especailly maumere gymnastics, considering that this gymnastics has long been known by the community, from tradisional music to movement that are easy for childern to learn and can be enjoyed by young people. All levels of society, and is expected to improve public health in the area to support government activities, namely GERMAS.
Students' Perception on Their Positive Thinking in Learning English as a Foreign Language Rusmiyadi, Rusmiyadi; Khatimah, Khusnul
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11 No 2 (2024): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikanbahasa.v11i2.7120

Abstract

This research explores the role of positive thinking in the context of learning English as a foreign language, focusing on students' perceptions of how their optimistic outlook influences their language learning experiences. Employing a mixed-methods approach, the study combines quantitative data from a survey administered to 100 undergraduate students at the University of Muhammadiyah Kalimantan Timur with qualitative insights from semi-structured interviews. The findings reveal that students generally exhibit high levels of positive thinking, which significantly impacts their motivation, reduces anxiety, increases class participation, fosters resilience, and enhances overall academic performance and satisfaction. Quantitative analysis shows strong positive correlations between positive thinking and various aspects of language learning, while qualitative data provide deeper insights into how positive thinking helps students set and achieve goals, build confidence, engage actively in class, overcome challenges, and enjoy the learning process. This study contributes to the existing literature by providing empirical evidence on the benefits of positive thinking in language learning. It underscores the importance of integrating positive psychology principles into language education to improve student outcomes. Practical implications for language educators include fostering a positive classroom environment, encouraging optimism and self-efficacy, promoting active engagement, and building students' resilience.
HANDBALL DRIBBLING LEARNING MODEL FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Rusmiyadi, Rusmiyadi
Cakrawala Pedagogik Vol 8 No 2 (2024): Cakrawala Pedagogik
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Pendidikan Syekh Manshur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51499/cp.v8i2.678

Abstract

The purpose of this research and development is to produce a handball dribbling learning model for junior high school students. In addition, this research and development was conducted to obtain in-depth information about: improving motor skills in vocational high school students and to determine the level of success of developing a handball dribbling model in terms of: effectiveness, efficiency, attractiveness, and productivity of students in dribbling handball in junior high school students. This research and development uses a qualitative approach and uses the Borg W. R and Gall. MD Research and Development (R & D) development method. The subjects in this research and development were 60 vocational high school students. The instruments used in this research and development were questionnaires, questionnaires, and handball dribbling psychomotor instruments used to collect data at the stages: (1) needs analysis; (2) expert evaluation (initial product evaluation); (3) vocational trial (small group trial); and (4) main trial (field testing). The effectiveness test of the model used a handball dribbling psychomotor test, while to see the results of the effectiveness of the model, a statistical test was used using the before-after formula (pre-test and post-test). The results of the pre-test calculation obtained a result of 780 with an average of 50.30 while the post-test obtained a result of 810 with an average of 52.75, this means that the handballg dribbling learning model is better than the conventional learning model. Based on the results of the development, it can be concluded that: (1) With the handball dribbling learning model, students can learn effectively and efficiently. (2) With the handball dribbling learning model that researchers have developed, students can improve their motor skills in the learning process.
PENDAMPINGAN KUNJUNGAN KEPADA ANAK STUNTING DAN IBU HAMIL BERSAMA IBU BIDAN BESERTA KADER DESA PASEHKIDUL Nuriyah Fauzia Zahra, Yeni Sulaeman, Masrupi, Rusmiyadi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SERUMPUN MENGABDI Vol. 1 No. 2, Juli (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Serumpun Mengabdi
Publisher : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SERUMPUN MENGABDI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In 2024, the Sumedang Regency Government has submitted a program to LLDIKTI regarding empowerment for its community. Namely by sending the best students from all universities in West Java and Banten so that there will be a LLDIKTI Region IV THEMATIC KKN Program which will be held for 4 months from 17 February-17 June 2024 in Sumedang Regency, West Java Province.  Then, the Sumedang Government proposed 5 KPI achievements, namely: 1. New Zero Stunting, 2. Literacy for the extreme poor, 3. Social Welfare Center, 4. One Village One Product, and 5. One Village One Innovation. The most important program is launching a strategy to accelerate stunting reduction with a family approach through assisting families at risk of stunting in achieving the targets, namely prospective brides/prospective couples of childbearing age, pregnant and breastfeeding mothers until after giving birth and children aged 0-59 months. The majority of people do not understand stunting, and there is still an opinion that stunting is a hereditary factor. Community service activities are carried out in order to increase knowledge, understanding and community participation in efforts to prevent and early detect stunting. The method used is through home visits using community approaches, observation, interviews, outreach and mentoring. The results obtained are information on pregnant women respondents based on age, education and gravida, baby respondents based on age and gender. Observation activities obtained information about risk factors in pregnancy and childbirth, while socialization and mentoring activities were carried out actively and participated enthusiastically by respondents. The conclusions can increase the understanding of pregnant women and mothers regarding the meaning, causes, risks, symptoms, prevention of stunting, the importance of exclusive breastfeeding and the importance of Fe tablets to prevent anemia in pregnancy. This is an effective strategy to empower families to increase preparedness, especially in preventing stunting.
PENGARUH BELAJAR METODE KESELURUHAN DAN METODE BAGIAN TERHADAP KETERAMPILAN PASSING ATAS BOLA VOLI Rusmiyadi
Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik Vol. 1 No. 2, Juli (2024): Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh metode keseluruhan dan metode bagian terhadap keterampilan passing atas bolavoli, Rancangan penelitian yang digunakan adalah two group pre-test and post-test design. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 60 orang mahasiswa. Sampel berjumlah 30 orang mahasiswa, diperoleh secara random sampling kemudian dibagi menjadi dua kelompok yang sama, kelompok A menggunakan metode keseluruhan dan kelompok B menggunakan metode bagian. Berdasarkan pada penghitungan dan analisi nilai t-hitung yang diperoleh, maka didapat nilai t-hitung yang lebih besar dari t-tabel pada tingkat kepercayaan atau taraf nyata α = 0.05 dengan dk (n1 + n2 – 2) = 28, dimana harga t (1 – ½ α), . Dikarenakan hasil t-hitung lebih besar dari nilai t-tabel yaitu dengan masing-masing sebesar (8.34) dan (5.27). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1.Belajar dengan metode keseluruhan dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil keterampilan passing atas dalam permainan bola voli pada mahasiswa penjas. 2. Belajar dengan metode bagian dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil keterampilan passing atas dalam permainan bola voli pada mahasiswa penjas. 3. Belajar dengan metode keseluruhan memiliki pengaruh lebih signifikan dibandingkan dengan metode bagian terhadap hasil keterampilan passing atas dalam permainan bola voli pada mahasiswa penjas.
PERBANDINGAN METODE MASSED PRACTICE DAN METODE DISTRIBUTED PRACTICE TERHADAP PENGUASAAN KETERAMPILAN PASSING ATAS DALAMPERMAINAN BOLA VOLI Rusmiyadi
Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik Vol. 1 No. 1, Januari (2024): Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Penelitian Serumpun Mendidik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yangsignifikan antara metode massed practice dan distributed practice terhadap penguasaan keterampilan passing atas dalam permainan bola voli di SMK Tutwuri Handayani Cimahi. Tempat penelitian dilaksanakan di SMK Tutwuri Handayani Cimahi, populasi penelitian ini 105 orang kelas XI SMK Tutwuri Handayani Cimahi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, yaitu penelitian yang dimaksud untuk menyelidiki keadaan atau kondisi dengan waktu penelitian selama kurang lebih satu bulan dengan frekuensi sebanyak 8 kali pertemuan. Penghitungan rata-rata dan simpangan baku metode massed practice sebesar 14.93 dan simpangan baku 1.43. Sedangkan rata-rata dari kelompok metode distributed practice 15.73 dan simpangan baku 0.96. Kemudian tes akhir rata-rata skor kelompok metode massed practice sebsesar 19.67 dan simpangan baku 2.16 dan skor rata-rata kelompok distributed practice sebesar 19.13 dan simpangan baku1.12. Dengan normalitas data tes awal metode massed practice yaitu 0.0578 dan tes akhirnya 0.0599. Sedangkan normalitas data tes awal metode distributed practice 0.2103 dan tes akhirnya 0.1229. T-hitung metode massed practice (7.50) lebih besar dari t-tabel (2.14), sedangkan hasil dari metode distributed practice diperoleh (2.76) lebih besar dari t-tabel (2.14). Kriteria pengujian adalah terima Ho jika < t-tabel pada taraf nyata 0.05 dengan dk-28. Dalam hal ini kedua metode > t-tabel, artinya t hitung berada didaerah penerimaan Ho. Jadi kesimpulannya Ho ditolak sehingga metode massed practice dan metode distributed practice memberikan pengaruh yang siginifikan. Hasil pengujian rata-rata t-hitung kedua metode mengajar, diperoleh t hitung 11.08 kemudian dibandingkan dengan t tabel taraf nyata (0.975:28) diperoleh 2.05 maka t hitung berada di luar daerah penerimaan hipotesisnya, dengan ini dapat penulis simpulkan bahwa metode massed practice memiliki hasil yang siginifikan dibandingkan dengan metode distributed practice terhadap penguasaan keterampilan passing atas dalam permianan bola voli di SMK Tutwuri Handayani Cimahi