Articles
Perbandingan Kemampuan Fisik Dasar Petinju Nasional Dengan Petinju Daerah
Prayoga, Hegen Dadang;
Fitrianto, Ari Tri;
Habibie, Muhammad
Jurnal Porkes Vol 3 No 2 (2020): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/porkes.v3i2.2985
Fisik adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi penampilan atlet, khususnya dalam olahraga tinju. Minimnya prestasi yang diperoleh tim tinju Kalimantan Selatan ditingkat nasional, sudah tentu akan menjadi pemikiran bagi para pembina, pelatih, orang tua atlet dan semua yang terlibat didalamnya. Sehingga ditariklah suatu permasalahan pada penelitian ini adalah apakah ada perbandingan kemampuan fisik antara petinju nasional dengan petinju daerah di provinsi Kalimantan Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbandingan kemampuan fisik antara petinju nasional dengan petinju daerah di Kalimantan Selatan. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis penelitian diperoleh hasil - 1,76 < 1,34 < 1,76 atau thitung = 1,34 terletak antara -1,76 dan 1,76 pada taraf nyata a = 0,05 sehingga hasil dari penelitian ini tidak ada perbedaan kemampuan fisik petinju nasional kalimantan selatan dengan kemampuan fisik petinju daerah kalimantan selatan yang artinya petinju di daerah provinsi kalsel mampu bersaing secara kemampuan fisik dengan petinju Kalimantan Selatan yang sudah berada dikancah Nasional dan terus tetap mengasah kemampuan teknik dan taktik serta mental.
Implementasi pembelajaran daring pada mata pelajaran PJOK kelas IX sekolah menengah pertama
Hegen Dadang Prayoga;
Ari Tri Fitrianto;
Muhammad Habibie;
Pinton Setya Mustafa
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 21, No 1 (2022): February
Publisher : Lambung Mangkurat University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/multilateral.v21i1.10684
Permasalahan penelitian ini adalah pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam materi sekolah dan tugas yang dilakukan oleh guru tidak sesuai dengan harapan, atau jika diberikan tugas hanya untuk mengumpulkan. Penghapusan bagian sosial dan emosional pembelajaran PJOK membuatnya tidak maksimal dalam penilaian psikomotor, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan dan implementasi pembelajaran PJOK secara daring di SMP di Banjarmasin siswa kelas IX. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran yang cukup jelas tentang masalah yang sedang dipelajari. Data yang diperoleh menggunakan kuesioner tertutup yang telah dicetak. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Sampel penelitian ini adalah SMP di Banjarmasin yang memiliki sarana dan prasarana olahraga yang baik. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling yang terdiri dari 4 sekolah dengan jumlah responden sebanyak 80 siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran PJOK secara daring hanya dapat mencapai 69,02% (cukup), dimana pada aspek kognitif dapat mencapai 71,42% (baik); aspek afektif mencapai 64,74% (cukup); kemudian pada ranah psikomotor mencapai 68,93% (cukup). Kesimpulan dari penelitian implementasi pembelajaran daring PJOK cukup baik, terutama meningkatkan kemampuan kognitif siswa, tetapi kemampuan afektif dan psikomotor siswa belum berjalan baik.
Survei Pengelolaan Ekstrakurikuler Olahraga Sekolah Dasar Negeri Kota Tarakan
Sucahyo Mas'an al wahid;
Hegen Dadang Prayoga
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 4, No 1 (2021): Riyadhoh Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/rjpo.v4i1.4306
Satuan pendidikan menyediakan wadah kegiatan ekstrakurikuler olahraga untuk menyalurkan bakat, minat, hobi kepribadian dan kreativitas peserta didik yang dapat dijadikan sebagai alat pendeteksi talenta peserta didik dan desain secara profesional sehingga dapat menjadi wahana dalam melahirkan bakat, membentuk karakter, dan tempat aktualisasi peserta didik. Tujuan pelaksanaan penelitian yaitu mengetahui pengelolaan ekstrakurikuler olahraga yang ada di sekolah dasar negeri kota tarakan, metode yang digunakan analisis survei berupa deskriptif kuantilatif, serta hasil yang diperoleh bahwa sekolah dasar negeri 023 dan 024 mendapatkan kategori sangat baik sebesar 90% pengelolaan ekstrakurikuler olahraga yang dilaksanakan, sekolah dasar negeri 006, 031, 032, 036 mendapat kategori baik dengan hasil presentase sebesar 76%, sedangkan pada sekolah dasar 016 kategori cukup dengan besar presentase 50% sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa sekolah dasar negeri 023 dan 024 dapat menjadi piloting projek pengelolaan ekstrakurikuler olahraga namun pada sekolah dasar 016 dapat menjadi pecutan untuk mengelola sesuai kebutuhan yang ada disekolah dan berdasarkan pernyataan pada setiap fungsi kegiatan pengelolaan ekstrakurikuler.
ANALISIS KECEPATAN REAKSI PADA ATLIT BOLAVOLI UNISKA
Endang Pratiwi;
Hegen Dadang Prayoga
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 2, No 1 (2019): Riyadhoh Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (198.393 KB)
|
DOI: 10.31602/rjpo.v2i1.2024
Universitas Islam Kalimantan Arsyad Muhammad Al Banjari Banjarmasin merupakan salah satu Universitas perguruan tinggi swasta yang terfavorit terletak di kota Banjarmasin dan memeliki tim bolavoli yang handal. Pada saat peneliti melakukan beberapa kali observasi di lapangan setelah perandingan bolavoli dibeberapa kompetisi terlihat ada kelemahan khususnya pada tim bolavoli Universitas Islam Kalimantan yaitu sering melakukan kesalahan pada passing bawah. Terlihat pula dari beberapa pertandingan antar pergurun tinggi yang pernah diikuti selalu membawa hasil yang baik namun masih perlu di evaluasi.Berkenaan dengan hal itu untuk keikut sertaan memajukan potensi atlet berprestasi di lingkungan Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin. Salah satu upaya sebagai pembina cabang olahraga bolavoli maka peneliti ingin mengetahui seberapa besar kecepatan reaksi seorang atlet bolavoli yang dimilikinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode expost facto, yaitu penelitian mengambil data variabel berdasarkan keadaan yang ada atau telah di miliki oleh sampel. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet TIM bolavoli Universitas Islam Kalimantan dengan teknik sampling total.Hasil dari persentase hanya 33.34% saja yang memiliki kecepatan reaksi yang baik. Kemudian untuk kriteria kecepatan reaksi yang sedang sebesar 41.66% dan yang memiliki kriteria kecepatan reaksi kurang sebesar 25%. Jika ditotalkan secara keseluruhan menjadi 100%. Sangatlah terlihat jelas bahwa belum ada 50% dari keseluruhan tim yang berjumlah 12 orang memiliki kecepatan reaksi yang baik.Kata Kunci : Analisis, Kecepatan Reaksi, Bolavoli
PERBANDINGAN KEMAMPUAN FISIK PETINJU NASIONAL DENGAN PETINJU DAERAH DI KALIMANTAN SELATAN
Hegen Dadang Prayoga
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 1, No 2 (2018): Riyadhoh Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (209.383 KB)
|
DOI: 10.31602/rjpo.v1i2.1816
Proses pelaksanaan penelitian ini, dimulai dari pengajuan proposal, seminar, pengurusan perizinan, pengambilan data kemampuan fisik sampai pada perhitungan statistik menggunakan kalkulator dan komputer dalam menganalisis data. Setelah dilaksanakan pengambilan data tingkat kemampuan fisik petinju melalui instrumen Tes Kemampuan fisik petinju dapat diperoleh data tingkat kemampuan fisik petinju Nasional dan tingkat kemampuan fisik Daerah. Selanjutnya dilakukan uji persyaratan analisis dengan menggunakan uji runtun, uji normalitas dan uji homogenitas. Setelah pengujian persyaratan dipenuhi, maka dilaksanakan pengujian hipotesis penelitian dengan melakukan uji dua rata-rata atau uji dua pihak dengan membandingkan nilai t yang diperoleh dari perhitungan dengan nilai t pada tabel. Hasil yang diperoleh adalah – 1,76 < 1,34 < 1,76 atau t hitung = 1,34 terletak antara -1,76 dan 1,76 pada tarap nyata 0,05 sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan antara tingkat kemampuan fisik petinju Nasional dengan petinju Daerah Kalimantan Selatan.
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DATARAN TINGGI DAN DATARAN RENDAH (DAERAH PESISIR)
Hegen Dadang Prayoga;
Amalia Barikah
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 2, No 1 (2019): Riyadhoh Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (207.896 KB)
|
DOI: 10.31602/rjpo.v2i1.2026
Penelitian ini dilatar belakangi oleh perbedaan topografi, suhu, kadar oksigen dan pola hidup masyarakat pada daerah dataran tinggi dan daerah pesisiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa SMP yang tinggal di daerah dataran tinggi dan di daerah pesisir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode expostfacto. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk siswa SMP. Adapun yang menjadi populasi dalam peneltian ini adalah siswa putra kelas VII-IX di SMPN 4 Pelaihari dan siswa kelas VII-IX di SMPN 1 Takisung. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 siswa putra dari SMPN 4 Pelaihari dan 20 siswa dari SMPN 1 Takisung. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Penelitian ini memakai analisis statistik yaitu analisis uji t (uji hipotesis). Hasil dari analisis data dalam pengujian hipotesis di dapat hasil t-hitung > t-tabel yaitu (2.02)> 0,05, karena t- hitung > T tabel. Maka, Ho di terima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan tingkat kebugaran jasmani yang signifikan antara siswa SMP yang tinggal di daerah dataran tinggi dan siswa SMP yang tinggal di daerah Pesisir.
PENYALAHGUNAAN AMPHETAMIN PADA ATLET TINJU
Hegen Dadang Prayoga;
Novri Asri
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 1, No 1 (2018): Riyadhoh Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (224.071 KB)
|
DOI: 10.31602/rjpo.v1i1.1723
Penyalahgunaan obat-obatan saat ini telah menjadi masalah serius, dan mengenai banyak kalangan, tanpa peduli akan status ekonomi seseorang. Sebagian timbul dari segi keingintahuan, sebagian dari segi mudah mendapatkan, atau khusus karena faktor psikologis seseorang atau juga dari sisi budaya yang mulai membuat keberadaan obat ini ’biasa’ dikonsumsi. Atlet ataupun pembina olahraga seringkali menginginkan adanya prestasi yang baik dalam waktu singkat padahal pembinaan prestasi merupakan proses yang memerlukan waktu tertentu. Mereka bisa saja menempuh jalan pintas penuh resiko dengan berbagai cara, di antaranya dengan mengkosumsi obat yang berlebihan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya doping dalam dunia olahraga. Seorang atlet melakukan doping pada umumnya diawali dari aspek alamiah para individu atlet maupun pelatihnya sendiri. Artinya, secara alami atau naluri setiap manusia, siapapun, kapanpun, dan di manapun, termasuk para pelaku olahraga (atlet dan pelatih) berpotensi untuk melakukan pelanggaran, ditambah lagi apabila lingkungan memberi kesempatan dan peluang bagi mereka untuk melakukan pelanggaran tersebut
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBERI UMPAN BALIK GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN (STUDI PADA GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN)
Sucahyo Mas Al Wahid;
Hegen Dadang Prayoga
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 1, No 1 (2018): Riyadhoh Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (328.054 KB)
|
DOI: 10.31602/rjpo.v1i1.1700
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindakan pendampingan yang mampu meningkatkan keterampilan mengajar terutama pada aspek memberi umpan balik guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Taman kabupaten sidoarjo setelah diberikan pendampingan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action reseach).Tindakan dalam penelitian ini yaitu, 1.Pemberian tayangan video keterampilan memberi umpan balik pada data primer, 2.Pendampingan perekaman dan diskusi hasil dilapangan, 3.Refleksi. Subjek dari penelitian ini ada 4 Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan SDN di Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Data hasil dari penelitian yang diperoleh dari nilai keterampilan memberi umpan balik pada 4 guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan yaitu: (1) SDN Sepanjang I sebelumnya mendapatkan nilai 2 menjadi 5, (2) SDN Ketegan I sebelumnya mendapatkan nilai 2 menjadi 5, (3) SDN Trosobo I sebelumnya mendapatkan nilai 0 menjadi 2, (4) SDN Kramat Jegu II sebelumnya mendapatkan nilai 0 menjadi 2. Rata- rata pre-test 1 dan rata-rata post-test 3.5. Berdasarkan perhitungan statistik diketahui bahwa nilai 8.70 > 2.35 sehingga dapat disumpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test,dimana nilai pre-test lebih rendah dibandingkan dengan nilai post-test. Kesimpulan dalam penelitian ini setelah dilakukan tindakan pendampingan melalui data primer yaitu pemberian tayangan video pembelajaran, diskusi penilaian angket guru terutama dalam aspek keterampilan mengajar memberi umpan balik guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan serta melakukan perekaman dan refleksi.Dapat meningkatkan keterampilan mengajar guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Kata Kunci: Memberi Umpan Balik; Guru; Tindakan Pendampingan.
Sosialisasi Senam Ceria Bersama Ibu-Ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Dalam Menyambut Hari Olahraga Nasional
Eka Purnama Indah;
Norma Anggara;
Endang Pratiwi;
Hegen Dadang Prayoga
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (421.518 KB)
|
DOI: 10.33557/pengabdian.v1i1.1347
Senam Kebugaran Jasmani adalah rangkaian gerakan senam yang bertujuan untuk meningkatkan atau mempertahankan kebugaran jasmani. Sesuai dengan kaidah dan ciri-ciri Senam Kebugaran Jasmani (SKJ), gerakan-gerakan direncanakan, disusun secara sistematis, dan bertujuan untuk memperoleh kesehatan dan kebugaran jasmani. Dalam melakukan SKJ selalu diiringi musik yang telah ada. Orang yang bugar berarti sehat secara dinamis. Sehat dinamis menunjang terhadap aktivitas fisik maupun pisikis. Kebugaran yang dimiliki seseorang akan memberikan pengaruh yang positif terhadap kinerja seseorang dan juga akan memberikan pengaruh yang positif terhadap produktifitas bekerja atau belajar. Kebugaran jasmani adalah kesanggupan tubuh untuk melakukan aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan masih memiliki cadangan tenaga untuk melakukan kegiatan yang lain. Klasifikasi kebugaran jasmani menurut organisasi kesehatan di seluruh dunia diartikan dari kata sehat, adalah terbebasnya tubuh baik fisik maupun mental dari segala penyakit. Bugar adalah kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara maksimal, dan masih mempunyai. cadangan tenaga tanpa mengalami kelelahan yag berlebih Senam Kebugaran Jasmani adalah rangkaian gerakan senam yang bertujuan untuk meningkatkan atau mempertahankan kebugaran jasmani. Agar seseorang dikatakan kebugaran jasmaninya baik, maka orang tersebut pada status setiap komponennya harus dalam keadaan baik. Kebugaran jasmani diuraikan menjadi dua golongan yakni komponen kebugaran yang berhubungan dengan kesehatan dan komponen yang berhubungan dengan keterampilan.
PENGEMBANGAN WEBSITE UNTUK MENINGKATKAN MANAJEMEN BIMBINGAN PELATIHAN OLAHRAGA DAN ADMINISTRASI PADA BORNEO SPORTS SCIENCE
Hegen Dadang Prayoga;
Ari Tri Fitrianto;
As`ary Ramadhan
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2307
Borneo sports science merupakan sebuah yayasan berfokus pada kegiatan olahraga physical training dan tutoring dengan dua agenda kegiatan yang ditangani oleh staff pengurus yayasan dan pelatih olaharga. Agenda kegiatan pertama adalah manajemen bimbingan pelatihan olahraga. Kedua adalah manajemen administrasi yang meliputi pendataan perserta baru, pembuatan jadwal pelatihan, absensi peserta pelatihan dan pembagian kelas pelatihan. Dalam menjalankan kegiatan tersebut masih menggunakan manajemen tradisional seperti bimbingan tertulis dan pencatatan kehadiran peserta latihan dengan cara manual yang dilakukan oleh pelatih olahraga yaitu berupa catatan pada kertas. Cara tersebut memiliki kekurangan seperti catatan mudah hilang, begitu juga pada manajemen administrasi yang dikerjakan oleh staff pengurus yayasan masih memiliki kekurangan seperti tidak dapat diakses dari mana saja dan tidak dapat digunakan pada sistem operasi yang berbeda karena masih menggunakan luring spreadsheet. Oleh karena itu manajemen bimbingan pelatihan olahraga dan administrasi pada borneo sports science perlu ditingkatkan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mengembangkan sistem berbasis website dengan metode protoype yang dapat diakses dari mana saja dan karena terhubung dengan internet artinya dapat digunakan pada sistem operasi apapun dan catatan bimbingan maupun kehadiran tersimpan pada sistem. Hasil dari pengabdian masyarakat ini terlihat adanya peningkatan manajemen yang dilihat dari kemudahan staff pengurus yayasan dan pelatih olahraga dalam memanajemen agenda kegiatan bimbingan pelatihan olahraga dan administrasi berbasiskan sistem website menjadi cepat, tepat dan efisien