Azhar Azhar
IAI Hamzanwadi Anjani

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Satu Atap Mikrajussibyan NW Selanglet Desa Penujak Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah Azhar Azhar
MANAZHIM Vol 1 No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : Manajemen Pendidikan Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/manazhim.v1i1.172

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menggambarkan, mengungkapkan dan menjelaskan dua hal yaitu Implementasi visi, misi, Madrasah Tsanawiyah Satu Atap Mikrajussibyan NW Selanglet dan strategi kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Satu Atap Mikrajussibyan NW Selanglet. Adapun Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi; wawancara, observasi, dokumentasi. Data yang terkumpul melalui teknik tersebut diorganisasi, ditafsirkan, dan dianalisis secara berulang-ulang sesuai dengan pendekatan yang digunakan guna menyusun konsep dan abstraksi temuan penelitian. Kredibilitas data dicek dengan prosedur triangulasi, pengecekan anggota, dan diskusi teman sejawat sedangkan kebergantungan (dependability) dan kepastian (compermability) dilakukan oleh para pembimbing sebagai dependent auditor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kepala Madrasah Tsanawiyahh Satu Atap Mikrajussibyan NW Selanglet, mengimplementasikan visi misinya dengan mendorong segenap komponen madrasah untuk bekerjasama mewujudkan visi misi madrasah. Adapun cara Kepala Madrasah mendorong segenap komponennya adalah, dengan mengarahkan semua komponen untuk memiliki budaya-budaya unggul dan islami, menjadikan visi madrasah sebagai alat untuk mengarahkan haluan dan tujuan madrasah, mewujudkan standar nasional pendidikan, memahami dan menjiwai visi misi madrasah, menjadikan misi madrasah sebagai penjabaran visi untuk mewujudkan tujuan madrasah, Mengupayakan agar misi Madrasah tetap sejalan dengan perkembangan teknologi dan informasi, menjadikan misi sebagai pendorong untuk menggali potensi, kreasi, dan inovasi yang dimiliki warga Madrasah demi terwujudnya tujuan.
Transformasi Digital Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Society 5.0 Azhar
AL-KARIM: Journal of Islamic and Educational Research Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan respons terhadap era Society 5.0. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran PAI serta dampaknya terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran. Penggunaan perangkat seperti learning management system, platform video interaktif, dan aplikasi edukatif menjadikan proses belajar lebih interaktif dan berpusat pada siswa. Guru yang mampu memanfaatkan teknologi ini secara efektif dapat membantu siswa memahami ajaran Islam, seperti Al-Qur’an, Hadis, Fikih, dan Akhlak, dengan pendekatan yang lebih kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Namun demikian, rendahnya literasi digital guru dan keterbatasan infrastruktur menjadi tantangan utama. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan pelatihan berkelanjutan serta dukungan dari institusi pendidikan. Selain itu, penggunaan teknologi harus sejalan dengan nilai-nilai Islam agar tidak mengurangi esensi spiritual dalam pembelajaran PAI. Penelitian ini menyarankan pentingnya kolaborasi antara guru, sekolah, pembuat kebijakan, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman. Dengan memadukan inovasi digital dan identitas keagamaan, pendidikan Islam dapat tetap relevan dan berperan aktif dalam membentuk generasi masa depan yang berakhlak mulia dan melek digital.