Dwiyoga Nugroho
Pusat Riset Kelautan - BRSDMKP-KKP

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisa Kinerja IDSL/PUMMA untuk Peringatan Dini Tsunami di Pangandaran Semeidi Husrin; Dian Novianto; Rikha Bramawanto; Agus Setiawan; Dwiyoga Nugroho; Sofiyan M. Permana; Agus Sufyan; Sarnanda Sarnanda; Daud S.A. Sianturi; Usep Mulyadi; Donal Daniel; Ifan R. Suhelmi; Muchammad S.B. Purnama
Jurnal Kelautan Nasional Vol 16, No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1088.355 KB) | DOI: 10.15578/jkn.v16i2.9846

Abstract

Salah satu alat untuk peringatan dini tsunami, IDSL (Inexpensive Device for Sea Level Measurement) atau PUMMA (Perangkat Ukur Murah untuk Muka Air laut) yang merupakan sebuat stasiun pasang surut real-time telah terpasang di Pantai Pangandaran sejak Oktober 2019. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa kinerja IDSL/PUMMA berdasarkan parameter-parameter penting untuk peringatan dini tsunami seperti kerapatan data, kecepatan transmisi data, kualitas gambar CCTV camera, dan kemampuan memberikan peringatan dini itu sendiri. Data selama 9 bulan pertama berhasil dianalisa berdasarkan parameter-parameter tersebut diperkuat dengan pemodelan tsunami di Selatan Jawa menggunakan model numrik COMCOT. Hasil analisa memperlihatkan bahwa IDSL/PUMMA bekerja dengan baik dengan memberikan data valid dengan kerapatan setiap 10 detik sebanyak lebih dari 91% dengan kecepatan transmisi data di bawah 25 detik (99%). Sementara itu, gambar CCTV camera dengan kualitas baik dan sedang mencapai 69%. Berdasarkan hasil pemodelan tsunami, deteksi langsung anomali muka air tidak dapat dilakukan kurang dari 5 menit. Namun, peringatan dini tsunami berpotensi dikeluarkan melalui guncangan atau pergerakan anjungan stasiun pasang surut yang diakibatkan oleh gempabumi. Berdasarkan hasil analisa kinerja secara keseluruhan,  IDSL/PUMMA dan sistem sejenis lainnya sangat layak untuk dijadikan penguat sistem peringatan dini tsunami di Indonesia.