This Author published in this journals
All Journal Jurnal Segara
Eva Mustikasari
Peneliti pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan, KKP Jalan Pasir Putih I Ancol Timur 14430 Jakarta; No. Telp/Fax: (021) 64711654

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakteristik Pasang Surut Dan Gelombang Di Perairan Teluk Saleh, Nusa Tenggara Barat Yulius -; Aida Heriati; Eva Mustikasari; Ranela Intan Zahara
Jurnal Segara Vol 13, No 1 (2017): April
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5426.061 KB) | DOI: 10.15578/segara.v13i1.6423

Abstract

Pemahaman mengenai karakteristik wilayah perairan, khususnya yang terkait dengan pasang surut dan gelombang air laut merupakan salah satu kebutuhan utama dalam pengelolaan wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasang surut dan gelombang di perairan Teluk Saleh, Nusa Tenggara Barat. Penentuan karakteristik pasang surut dan gelombang menggunakan software Tidal Model Driver (TMD) berbasis bahasa pemrograman MATLAB dan software SWAN versi 40.91ABC generasi ketiga untuk memodelkan kondisi pasang surut dan gelombang disuatu daerah. Data primer yang digunakan adalah data pasang surut pengambilan pada tanggal 17 Agustus 2016 – 14 September 2016 dengan menggunakan alat tide gauge dan data sekunder dalam studi ini adalah data batimetri yang didapat dari GEBCO serta data angin yang dibuat konstan untuk setiap musimnya. Hasil pemodelan pasang surut dapat disimpulkan bahwa perairan Teluk Saleh mempunyai tipe pasut campuran (dominan diurnal) dan hasil grafik elevasi pasang surut yang diamati memiliki tipe pasut campuran condong harian ganda ke semi diurnal (mixed mainly semidiurnal). Hasil dari pemodelan gelombang menunjukkan tinggi tinggi gelombang signifikan yang terjadi mencapai 1 meter pada musim barat, peralihan I dan musim timur. Sedangkan pada musim peralihan II hanya mencapai 0,5m. Perioda puncak gelombang maksimum terjadi pada musim timur selama 5 detik, pada musim barat dan musim peralihan I perioda puncak gelombang adalah sebesar 4,7 detik dan nilai perioda minimum 3 detik terjadi pada musim peralihan II dengan dengan gelombang yang bergerak dari arah tenggara (dalam teluk) menuju keluar teluk.