Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Total Asset Turnover (TATO), Debt to Asset Ratio (DAR), dan Net Profit Margin (NPM) secara parsial dan simultan terhadap Return on Assets (ROA) pada perusahaan manufaktur subsektor food and beverages yang terdaftar di BEI periode 2021–2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan performa operasional, terutama nilai TATO yang sebagian besar berada di bawah standar industri menurut Kasmir (2019), serta perbedaan dalam pengelolaan utang dan margin profitabilitas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Berdasarkan teknik purposive sampling, diperoleh 10 perusahaan dengan 50 data pengamatan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel yang diolah dengan EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TATO berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai probabilitas 0,0001 < 0,05, sedangkan DAR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan probabilitas 0,2924 > 0,05. NPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA dengan probabilitas 0,0000 < 0,05. Secara simultan, TATO, DAR, dan NPM berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai Prob (F-statistic) 0,000000 < 0,05. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,616738 menunjukkan bahwa 61,67% variasi ROA dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen, sedangkan 38,33% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian merekomendasikan manajemen perusahaan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan aset serta menjaga stabilitas margin penjualan secara berkelanjutan.