Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMERIKSAAN KUALITAS MIKROBIOLOGI SUMBER MATA AIR KAMPUNG PASIR ANGLING, DESA SUNTEN JAYA, LEMBANG Eka Noneng Nawangsih; Muhammad Azka; Lia Siti Halimah; Sayu Putu Yuni Paryati
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 7: Desember 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i7.690

Abstract

Kampung Pasir Angling, Desa Sunten Jaya, merupakan salah satu sentra penghasil susu di daerah Lembang. Sehubungan dengan hal tersebut, maka kualitas air yang digunakan, terutama kualitas mikrobiologinya, sangat penting karena air yang digunakan tidak hanya untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari penduduk, tapi juga untuk memberi minum sapi, pembersihan kandang, juga untuk pembersihan peralatan pemerahan dan penyimpanan susu sapinya. Apabila ditemukan cemaran coliform ataupun E. coli, dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan. Berdasarkan hal tersebut, maka diadakanlah pengabdian masyarakat untuk pemeriksaan kualitas mikrobiologi sumber mata air Kampung pasir Angling. Pengabdian masyarakat ini bermitra dengan Yayasan Walungan, yang selama ini sudah melakukan upaya pendampingan. Sumber air yang digunakan oleh masyarakat adalah mata air Buleng yang merupakan bagian dari segmen hulu Sungai Cikapundung. Berdasarkan hasil pemeriksaan kualitas mikrobiologi dengan metode MPN, didapatkan hasil bahwa mata air Buleng tidak mengandung cemaran bakteri coliform maupun E.coli sehingga aman dgunakan oleh penduduk Kampung Pasir Angling untuk keperluan konsumsi maupun untuk pemeliharaan ternak sapinya.
DAYA HAMBAT EKSTRAK BUAH PALA (Myristica fragrans Houtt) TERHADAP Salmonella typhi SECARA IN VIVO Eka Noneng Nawangsih; Dimas TP Baladika; Ania Kurniawati Purwa Dewi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 1 No. 5: Oktober 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.711 KB)

Abstract

Demam tifoid masih menjadi masalah di negara berkembang. Buah pala (Myristica fragrans Houtt) merupakan tanaman tradisional asal indonesia yang memiliki manfaat antimikroba terhadap salmonella. Pemberian ekstrak pala dapat menghambat adhesi mikroba, enzim-enzim, dan sintesis protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan daya hambat ekstrak metanol daging buah pala terhadap kloramfenikol dan dosis efektif dari ekstrak metanol buah pala (Myristica fragrans Houtt) dalam menurunkan Total Plate Count (TPC) bakteri Salmonella. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik menggunakan rancangan Pre-Post Treatment Design. Tikus galur Wistar jantan 25 ekor dibagi menjadi 5 kelompok yaitu K1 (kontrol positif), K2 (kontrol negatif), K3 (diinfeksi Salmonella dan ekstrak pala 100 mg/kgBB), K4 (diinfeksi Salmonella dan ekstrak pala 150 mg/kgBB), K5 (diinfeksi Salmonella dan ekstrak pala 200 mg/kgBB). Uji beda menggunakan uji parametrik one way ANOVA dilanjutkan post hoc test LSD. Hasil menunjukkan ekstrak daging buah pala menurunkan jumlah TPC bakteri Salmonella secara bermakna (p=0,043), dengan uji post hoc LSD ada perbedaan bermakna antar kelompok perlakuan dosis 100 mg/kgBB dengan dosis 150 mg/kgBB (p=0,021). Terdapat perbedaan yang bermakna pada kelompok perlakuan 100 mg/kgBB dan kelompok kontrol positif (p=0,028). Simpulan penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak buah pala dapat menurunkan jumlah TPC bakteri Salmonella, khususnya pada dosis 150 mg/kgBB