I Gede Dedy Diana Putra
STAHN Mpu Kuturan Singaraja

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

58 PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA MENURUT AGAMA HINDU I Gede Dedy Diana Putra
PARIKSA: Jurnal Hukum Agama Hindu Vol 2, No 2 (2018): PARIKSA - Jurnal Hukum Hindu STAHN Mpu Kuturan Singaraja
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/pariksa.v2i2.713

Abstract

Remaja merupakan aset masa depan suatu bangsa. Dewasa ini ada kecenderungan berupa kesenjangan yang terlihat berupa kemorosotan moral yang semakin melanda di kalangan sebagian pemuda-pemuda yang lebih terkenal dengan sebutan kenakalan remaja. Dalam surat kabar-surat kabar sering kali diberitakan tentang perkelahian pelajar, penyebaran narkotika, pemakaian obat bius, minuman keras, penjambretan yang dilakukan oleh anak-anak yang berusia belasan tahun, meningkatnya kasus-kasus kehamilan di kalangan remaja putri dan lain sebagainya. Dalam kehidupan berkeluarga, kurangnya pembinaan agama menjadi salah satu faktor terjadinya kenakalan remaja. Dalam pembinaan moral, agama mempunyai peranan yang sangat penting karena nilai-nilai moral yang datangnya dari agama tetap tidak berubah karena perubahan waktu dan tempat. Pembinaan moral remaja melalui keluarga perlu dilakukan sejak kecil. Pembinaan moral permulaannya dilakukan di keluarga dengan latihan-latihan, dan memberikan nasehat-nasehat yang dipandang baik. Pesan moral sangatlah penting bagi para remaja khususnya remaja Hindu, sebagai antisipasi mencegah terjadinya kenakalan remaja, khususnya dalam pandangan Hindu guna terwujudnya anak yang suputra.