Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENANGANAN PEMADATAN PENDUDUK DI KOTA DENPASAR YANG MEMPENGARUHI LINGKUNGAN HIDUP OLEH WALIKOTA KOTA DENPASAR DI PROVINSI BALI. Kadek Wiada
PARIKSA: Jurnal Hukum Agama Hindu Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/pariksa.v5i2.1755

Abstract

Tingginya laju pertumbuhan penduduk tidak hanya disebabkan oleh tingkat kelahiran dan kematian yang tidak seimbang. Karena kurangnya lapangan pekerjaan di kota-kota kecil, beberapa orang berbondong-bondong ke Kota Denpasar yang merupakan pusat sektor pariwisata. Hal ini bahkan menimbulkan ancaman bagi lingkungan. Lonjakan penduduk ini mengakibatkan kesehatan masyarakat itu sendiri kurang optimal. Apalagi tingkat kemiskinan di kota ini akan terus meluap, hal ini dipicu oleh minimnya kesempatan kerja dan pendidikan yang baik. Jika banyaknya lapangan pekerjaan yang diberikan akan mengakibatkan kehabisan lahan, maka akan mudah terjadi banjir atau persediaan air bersih. Misalnya, perumahan di bantaran sungai dapat mencemari lingkungan karena sampah atau limbah yang terseret ke sungai akan mengalir ke laut dan merusak ekosistem. Hal ini tentu saja menyebabkan ikan dan ekosistemnya terganggu. Pemerintah juga dengan ini menanganinya melalui peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat, daerah dan kabupaten.Kata kunci: pemadatan penduduk, lingkungan, peraturan daerah