Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Merumuskan Kompetensi Manajer Kantor Masa Kini Afra Tien Sotyaningrum
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi No. 1 Volume IX, Februari 2009
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7616.716 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v9i1.3925

Abstract

Peranan manajer kantor bagi organisasi sangat penting. Perbincangan tentang manajer kantor menjadi penting mengingat unit yang dipimpinnya. yaitu kantor, menentukan kelancaran organisasi dalam mencapai tujuannya. Manajer kantor merupakan pendamping pucuk pirnpinan, ia harus mampu menjadikan kantor sebagai pendukung bagi organisasi dalam melakukan berbagai macam aktivitas dalam rangka mencapai tujuan. Untuk itu diperlukan orang yang tepat pada jabatan ini. Berkenaan dengan ltu, maka organisasi memerlukan deskripsi tentang kompetensi manajer kantor masa kini, sebagai upaya untuk menempatkan orang yang tepat pada jabatan ini. Manajer yang tidak memenuhi kompetensi menyebabkan kantor tidak berfungsi seperti yang diharapkan. Kantor tidak akan berfungsi sebagai unit yang memper1ancar aktivitas, malahan sebaliknya justru menjadi penghambat bagi organisasi dalam melakukan aktivitasnya. Untuk merumuskan kompetensi manajer kantor maka pertama-tama perlu dideskripsikan dulu tentang ruang iingkup tugas kantor dan menajer kantor, serta tantangan-tantangan manajemen perkantoran di masa kini. Kemudian berdasarkan itu dapat dirumuskan kompetensi manajer kantor sebagai upaya untuk mendeskripsikan ukuran kemampuan seorang manajer kantor.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Efektivitas Kearsipan Afra Tien Sotyaningrum
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Volume XI, No. 1, Februari 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4224.137 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v11i1.3972

Abstract

Arsip merupakan pusat ingatan, sumber informasi, dan alat bukti tertulis yang dapat melancarkan kegiatan organisasi. Sebagai pusat ingatan, arsip merupakan bukti bahwa suatu peristiwa telah terjadi. Sebagai sumber informasi, arsip mengandung bahan informasi di dalamnya. Sebagai alat bukti tertulis, arsip dapat dipergunakan sebagai bukti apabila terjadi perselisihan diantara berbagai pihak. Arsip melancarkan kegiatan penyelenggaraan organisasi dan membantu pimpinan dalam membuat keputusan secara tepat. Untuk itu itu harus dikelola melalui kegiatan manajemen kearsipan yang baik agar cfektif. Efektivitas kearsipan dapat dilihat dari dimensi tingkat keselamatan arsip, tingkat kecermatan arsip, dan tingkat kecepatan penyediaan arsip pada saat dibutuhkan. Keselamatan Arsip dapat diukur dari Tingkat Keamanan dan Keawetan Arsip, Kecermatan Arsip diukur dengan Rumus Angka Kecermatan, sedangkan Kecepatan Ketersediaan Arsip diukur dari Jangka Waktu Penemuan Kembali. Faktor-faktor yang berhubungan dengan Efektivitas Kearsipan yaitu Sistem Penyimpanan Arsip, Petugas dan Fasitas Kearsipan, dan Prosedur Kearsipan.
PEMBELAJARAN TEMATIK TANGGAP DARURAT DAN MITIGASI BENCANA ALAM MERAPI DI SEKOLAH DASAR (SD) RAWAN BENCANA Tien Sotyaningrum, Afra; Hadisumarto, Rumsari
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 17, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1366.802 KB) | DOI: 10.21831/ino.v17i1.3085

Abstract

The eruption of Mount Merapi has always impacted material and immaterial losses. For children, as a vulnerable group, it would affect the psychological trauma that will be taken until they are adults, and if it has left untreated will negatively impact the development of their spiritual and mental. Inspired by the experience of the disaster that struck Japan, which has a neat system ofdisaster mitigation, they perform disaster simulations in some of the most critical cities periodically. Each month the school conducts evacuation practices so that when disaster strikes, the children will know exactly what they should do. The method used in solving the problems is by Thematic Learning Emergency Response and Disaster Mitigation of Mount Merapi Disaster in Prone Elementary School. The method used is the method of playing and learning which comprises: a) developing a child's curiosity to explore questions related to the eruption of Mount Merapi; b) accompanying /guiding the children to do simple research to find answers to their questions; and c) assisting children to formulate the answers from their questions. The event ended with a simulation of P3K, the way to save themselves and others. This program has provided benefits for the children to prevent oriented and response oriented. The children will become prepared for disasters and know what to do when disaster strikes.Keywords: thematic learning, disaster mitigation, prevent oriented,response oriented