Merson Sangalang
Universitas Palangka Raya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Permainan Bisik Berantai Melalui Layanan Informasi Untuk Meningkatkan Konsentrasi Siswa Dalam Belajar di Kelas X di SMAN 1 Kurun Oktaviani Karuniaty Sangalang; Merson Sangalang
JURNAL PENDIDIKAN Vol 18 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpn.v18i2.934

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas X IPS 1 di SMAN 1Kurun dengan tujuan untuk mengetahui tingkat konsentrasi belajarsiswa kelas X IPS 1 di SMAN 1 Kurun, serta untuk mengetahuipelaksanaan layanan informasi dengan permainan bisik berantai danuntuk mengetahui hasil layanan informasi dengan bisik berantaiuntuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa kelas X IPS 1 di SMAN1 Kurun. Dari hasil observasi yang dilakukan terdapat beberapamasalah yang berhubungan dengan konsentrasi belajar siswa sepertisiswa melamun atau sibuk sendiri saat materi diberikan, siswa tidakmenyimak dengan baik, siswa tidak aktif dalam belajar, siswa tidakmenyelesaikan tugas dengan baik, siswa malas bertanya, siswa tidakdapat menjawab pertanyaan guru dan siswa kurang rapi mencatatmateri pelajaran. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XIPS 1 di SMAN 1 Kurun yang berjumlah 31 orang siswa dalam1 kelas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakankelas yang dilaksanakan dalam dua siklus tindakan. Dalam satusiklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan,pengamatan dan refleksi. Data didapat melalui angket konsentrasibelajar dan observasi selama siklus berlangsung. Tingkat konsentrasibelajar dibagi menjadi 3 yaitu konsentrasi belajar tinggi, sedang danrendah. Dari tes awal diketahui ada 7 siswa yang berkonsentrasirendah, 12 siswa berkonsentrasi sedang dan 12 siswa berkonsentrasitinggi. Setelah siklus I, ada 3 siswa berkonsentrasi rendah, 8 siswaberkonsentrasi sedang, dan 20 siswa berkonsentrasi tinggi. Setelahdilakukan perbaikan di siklus II, tidak ada siswa yang berkonsentrasirendah, 2 siswa berkonsentrasi sedang, dan 29 siswa berkonsentrasitinggi. Secara keseluruhan terdapat peningkatan kemampuan siswadalam berkonsentrasi belajarnya. Terlihat dari hasil keseluruhan tesawal yaitu 15,6% meningkat pada siklus I yaitu 17,5% danmengalami peningkatan juga setelah dilakukan setelah dilakukansiklus II yaitu 21,2%. Hal tersebut disebabkan peningkatankemampuan siswa untuk fokus, konsentrasi dan melakukan prosespembelajaran aktif selama permainan bisik berantai.