Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelanggaran lalu lintas yang secara tidak langsung disebabkan oleh pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor setiap tahunnya. Aktivitas pungli oleh petugas, banyaknya pelanggar yang memilih diproses melalui sidang, serta mekanisme transaksi tilang yang berbelit-belit menjadi beberapa alasan diterapkannya program e-Tilang oleh satlantas Polrestabes Bandung. Penulis menggunakan kepustakaan penelitian serta kepustakaan konseptual. Adapun teori dan konsep yang digunakan ialah konsep optimalisasi, konsep pelanggaran lalu lintas, konsep penegakan hukum lalu lintas, konsep pemanfaatan teknologi kepolisian, konsep tilang dan program e-tilang, konsep kamseltibcar lantas, teori difusi inovasi, teori analisis S.W.O.T, dan teori unsur manajemen 5M. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode field research (penelitian lapangan). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Data dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Penulis melakukan penelitian untuk menganalisis penerapan program e-Tilang, faktor-faktor dalam optimalisasi program e-Tilang, serta wujud optimalisasi penerapan program e-Tilang dalam penegakan hukum lalu lintas oleh satlantas Polrestabes Bandung. Terjadi perubahan mekanisme transaksi tilang di satlantas Polrestabes Bandung, dari tilang konvensional menjadi e-Tilang. Penerapan e-Tilang belum mendapatkan hasil yang optimal. Banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami dari penerapan e-Tilang. Program e-Tilang masih dinilai lebih rumit serta denda yang diterapkan dirasa lebih mahal. Meski demikian, e-Tilang diakui sangat berperan dalam efisiensi pengambilan barang bukti. Penerapan e-Tilang telah berjalan cukup lama, namun belum didapatkan hasil yang optimal. Disarankan untuk melakukan suatu pengadaan device untuk memudahkan input data pelanggaran, pemberian insentif bagi Bamin tilang, serta disediakannya mesin EDC tersendiri bagi pelanggar untuk memudahkan pembayaran.