Transportasi berperan penting pada sistem kehidupan manusia. Jumlah kendaraan semakin tahun semakin bertambah banyak maka pelanggaran lalu lintas juga semakin meningkat. Jumlah pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pelajar SMA di wilayah hukum Polres Tasikmalaya cukup tinggi sehingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.Kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Tasikmalaya dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian jenis terapan (applied research). Penelitian ini berfokus pada upaya Unit Dikyasa Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya dalam upaya meningkatkan tertib berlalu lintas pada pelajar SMA dengan lokasi di wilayah hukum Polres Tasikmalaya. Penelitian ini dalam membahas permasalahannya menggunakan teori dari George R. Terry. Sumber informasi intern polri serta ekstern polri. Teknik pengumpulan data dengan obsevasi, wawancara mendalam, dokumentasi. Uji Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya Unit Dikyasa Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya guna meningkatkan tertib berlalu lintas pada pelajar SMA dengan menggunakan sistem perencanaan, sistem pengorganisasian, sistem pelaksanaan, serta sistem pengendalian. Faktor penghambat dalam pelaksanaan dikmas lantas antara lain kuantitas serta kompetensi personel Unit Dikyasa, anggaran dana, sarana dan prasarana, pelajar, serta metode dalam penyampaian dalam dikmas lantas. Berdasarkan hasil penelitian maka penulis menyarankan agar Polres Tasikmalaya melengkapi sarana prasarana, mempersiapkan rencana kegiatan, menambah jumlah personel dan memperhatikan kualifikasi pendidikan personel Unit Dikyasa, serta menggunakan metode yang menarik dalam penyampaian kegiatan Dikmas Lantas.