Zarfina Yenti
UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesehatan Reproduksi Perempuan Rimba: Studi Tentang Kearifan Lokal Perempuan Rimba dalam Memanfaatkan Lingkungan Zarfina Yenti
Kafa`ah: Journal of Gender Studies Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jk.v7i2.182

Abstract

The aim of this research is to explore how the women of Orang Rimba keep their reproduction system healthy without the help of modern amenities. A qualitative research method was used in this study ehere the data taken from interviews, observation, and documentations. After several interviews, observation and by looking at the documentation, the researcher found that the women of Rimba people uses local wisdom in keeping their reproduction healthy, that is they use natural surroundings in their life in every way, including in keeping their reproduction system healthy. For example during menstruation circle, the women uses special tree bark as a substitute for ordinary sanitary napkins; during their pregnancy; they eat special fruit usually fruit with high acidity that they could found in the forest; they also uses natural way in preventing pregnancy; they also uses several natural plant to prevent pregnancy, such as the women eat turmeric plant and several other plants. During the birthing time, they have special place called “tanoh peranaan” where the women gives birth and no men even their husbands are not allowed to come. But even without modern amenities, these women have good reproduction system. The researcher also found that there are several things that Orang Rimba women do that almost similar with Islamic life, for example they wean their babies until they are two years old and this was also used to prevent pregnancies.
PRAKTEK MODERASI BERAGAMA DALAM ALIRAN KEPERCAYAAN ORANG RIMBA DI TAMAN NASIONAL BUKIT 12 Zarfina Yenti; Mijak Tampung
Nazharat: Jurnal Kebudayaan Vol. 29 No. 1 (2023): NAZHARAT: Jurnal Kebudayaan
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/nazharat.v29i1.106

Abstract

Penelitian ini membahas tentang moderasi beragama dalam prakteknya dalam aliran kepercaayan yang maha Esa di kalangan Orang Rimba yang hidup di Taman Nasinal Bukit 12 di Proponsi Jambi.Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dianalisis dengan pendekatan fenomenologis.Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep moderasi beragama meskipun dalam hal ini Orang Rimba tidak menyebutkan istilah moderasi beragama tertuang dalam adat Istiadat Orang Rimba yang terdapat di dalam seloko adat. Menutrut Orang Rimba menjaga adat sama halnya dengan menjaga agama. Di dalamnya tertuang prinsip prinsip kontekstual, toleransi, menghargai tradisi, progresif dan membebaskan. Adanya prinsip prinsip yang sesuai dengan moderasi Islam mengakibatkan hubungan yang baik antara penganut agama Islam (Orang Rimba) dengan penganut aliran kepercayaan (Orang Rimba) hal ini dibuktikan masih diterimanya dengan baik orang Islam Rimba ketika mereka ingin kembali ke dalam Rimba. Orang Rimba juga menghargai adanya perjanjian antara Orang Rimba dengan Orang Islam yakni perjanjian Tanah Garo yang di dalamnya memuat beberapa prinsip untuk saling menghargai antara satu dengan yang lain. Dan saling menghormati dalam menjaga tradisi masing-masing meskipun tradisi tersebut saling bertentangan. Itulah yang menyebabkan jarang terjadi konflik antara Orang Rimba dengan Orang Islam yang berlatar belakang agama.