Paulus Sentot Purwoko
STT KADESI YOGYAKARTA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pelayanan Misi Berdasarkan Lukas 10:1-12, 17-20 Bagi Para Pendoa Yonathan Bambang Sri Haryanto; Paulus Sentot Purwoko; Timotius Sukarna
Jurnal Teologi (JUTEOLOG) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52489/juteolog.v6i2.329

Abstract

Dalam arus perkembangan dan usaha mempertahankan eksistensi gereja, ada bagian penting gereja yang sering diabaikan oleh umat Kristen yaitu pelayanan misi. Di tengah perubahan zaman ini, muncul kebutuhan yang mendesak untuk kembali kepada pola pelayanan misi yang bersumber dari Firman Tuhan secara murni dan kontekstual. Salah satu pola pelayanan misi yang kuat, namun seringkali kurang diperhatikan, adalah apa yang ditunjukkan oleh Yesus dalam Lukas 10:1-12, 17-20. Dalam bagian ini, Yesus mengutus tujuh puluh murid secara berdua-dua untuk melayani di wilayah yang akan Ia datangi. Tugas ini tidak hanya bersifat penginjilan konvensional, tetapi juga bersifat spiritual, profetik, dan penuh kuasa doa. Tujuan penelitian ini adalah: Pertama, untuk mengetahui besarnya implementasi pelayanan misi berdasarkan Lukas 10:1-12, 17-20 bagi para pendoa di Jaringan Doa Regional 07 Jawa Tengah; Kedua, untuk mengetahui dimensi yang dominan menentukan implementasi pelayanan misi berdasarkan Lukas 10:1-12, 17-20 bagi para pendoa bagi para pendoa di Jaringan Doa Regional 07 Jawa Tengah; Ketiga, untuk mengetahui latar belakang yang dominan menentukan implementasi pelayanan misi berdasarkan Lukas 10:1-12, 17-20 bagi para pendoa di Jaringan Doa Regional 07 Jawa Tengah. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif, dalam pra-penelitian peneliti mengadakan wawancara, maka ada jenis data kualitatif, sumber data yang digunakan adalah data primer, berupa persepsi para responden atas berbagai pernyataan dalam wawancara mengenai variabel terkait. Jadi dalam penelitian ini peneliti menggunakan dua teknik pengumpulan data, yaitu wawancara dan angket. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, implementasi pelayanan misi berdasarkan Lukas 10:1-12, 17-20 bagi para pendoa di Jaringan Doa Regional 07 Jawa Tengah adalah sedang. Kedua, dimensi yang paling dominan menentukan implementasi pelayanan misi berdasarkan Lukas 10:1-12, 17-20 bagi para pendoa di Jaringan Doa Regional 07 Jawa Tengah adalah melaksanakan pelayanan misi. Ketiga, kategori latar belakang yang dominan menentukan implementasi pelayanan misi berdasarkan Lukas 10:1-12, 17-20 bagi para pendoa di Jaringan Doa Regional 07 Jawa Tengah adalah latar belakang jabatan