Andrianus Gunawan
Fakultas Hukum Program Studi Ilmu Hukum UAY Banjarmasin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Urgensi RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) Terhadap Kekerasan Dalam Rumah Tangga Safitri Wikan N S; Andrianus Gunawan
Pahlawan Vol. 17 No. 2 (2021): Oktober, 2021
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.168 KB) | DOI: 10.57216/pah.v17i2.330

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah ada pengaruh urgensi RUU Penghapusan Kekerasan Seksual terhadap kekerasan dalam rumah tangga, lebih khususnya kekerasan seksual dalam rumah tangga, yang mana telah ada UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang mengaturnya. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga bukan aturan khusus yang ditujukan untuk menampung dan menyelesaikan permasalahan kekerasan seksual. Terlebih lagi sesuai dengan namanya, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga hanya berlaku apabila kekerasan tersebut terjadi dalam lingkup rumah tangga. Apabila dilihat dari urgensinya terhadap kekerasan seksual dalam rumah tangga, maka walaupun adanya Rancangan Undang-Undang ini akan terjadinya tumpang tindih aturan terhadap kejahatan kekerasan seksual dalam rumah tangga, namun apabila Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual ini disahkan, maka akan menjadi dakwaan alternatif bagi aparat penegak hukum dalam menjerat pelaku kejahatan kekerasan seksual. Diharapkan RUU Penghapusan kekerasan seksual disahkan menjadi Undang-Undang. Sehingga dapat menjerat para pelaku kejahatan kekerasan seksual, yang walaupun dalam Undang-Undang lain sudah ada diatur namun Undang-Undang yang khusus memberikan perlindungan terhadap kejahatan kekerasan seksual sangat dinantikan, terutama bagi kaum perempuan dan Anak-anak yang rentan terkena kejahatan tersebut.